Saturday , July 21 2018
Home / Berita / Genjot Ekspansi, Pemilik Mitra10 Telah Investasi Rp250 Miliar
lantaibursa.id/MS Fahmi Komisaris Utama Mitra10 Cosmas Batubara (dua kanan) ditemani Wakil Direktur Utama PT Catur Sentosa Adiprana Tbk Antonius Tan (dua kiri) dan Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk Idrus Widjajakusuma (kanan) saat bekeliling melakukan visit outlet baru Mitra10 usai melakukan pembukaan di CIkarang, Jawa Barat, Kamis (30/11).

Genjot Ekspansi, Pemilik Mitra10 Telah Investasi Rp250 Miliar

JAKARTA – PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) tahun ini telah mengeluarkan dana investasi  sekitar Rp250 miliar. Seluruh dana itu digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan pemilik gerai Mitra10. Rincian belanja modal atau capital expenditure (capex) segmen Ritel Modern sebesar Rp 150 miliar, sedangkan untuk segmen Distribusi sebesar Rp100 milyar

Idrus Widjajakusuma, Corporate Secretary PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk, menuturkan, bahwa  disepanjang tahun  ini akan membuka 4 outlet baru. Dimana disembilan bulan pertama tahun 2017, CSAP telah meresmikan Mitra10 di Pantai Indah Kapuk (Jakarta), Sidoarjo (Jawa Timur), dan Harapan Indah (Bekasi) (untuk merelokasi Mitra10 Cakung).

“Rencana pembukaan selanjutnya berlokasi di Cibarusah-Cikarang (Bekasi) (untuk merelokasi Mitra10 Cikarang), dengan demikian tahun ini akan memiliki total 26 outlet Mitra10,”katanya, di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Manajemen menekankan pada Ekspansi Strategi Yang Agresif Mitra10 untuk menangkap atau memperkuat pangsa pasar. Dimasa mendatang lokasi toko akan dikonsentrasikan di Jabotabek, Jawa tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.

“CSAP akan terus meningkatkan pertumbuhan dengan memperkuat kinerja segmen Ritel Modern Mitra10 seiring dengan tingginya akan kebutuhan akan bahan bangunan untuk renovasi, peremajaan rumah atau tempat tinggal, dipercaya industri properti tempat hunian juga akan meningkat. Selain kinerja CSAP yang berkesinambungan dari waktu ke waktu, meningkatkan efisiensi modal keseluruhan dan produktivitas, sehingga menciptakan nilai yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan.” Jelas Idrus.

Pada 9M2017, CSAP membukukan Penjualan Rp 6,9 triliun atau tumbuh 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,8 triliun. Segmen Distribusi memberikan kontribusi 70% dari total penjualan konsolidasi, sedangkan untuk segmen Ritel Moderen berkontribusi 30%. Sejalan dengan proses membaiknya permintaan bahan bangunan saat ini dan produk yang inovatif memberikan dampak pertumbuhan Penjualan CSAP termasuk perbaikan Gross Profit Margin dari 14,1% di 9M2016 menjadi 14.2% pada periode 9M2017 yang pada akhirnya juga mendorong pertumbuhan Laba Bersih sebesar 42% pada periode 9M2017 menjadi sebesar Rp 57 milyar dari Rp 40 miliar di periode 9M2016.

CSAP akan terus meningkatkan pertumbuhan dengan memperkuat kinerja segmen Distribusi khususnya di bahan bangunan dan Consumer Goods/FMCG serta Ritel Moderen Mitra10 seiring dengan tingginya akan kebutuhan akan bahan bangunan untuk renovasi/peremajaan rumah/tempat tinggal, dipercaya industri properti tempat hunian juga akan meningkat.  Selain kinerja CSAP yang berkesinambungan dari waktu ke waktu, meningkatkan efisiensi modal keseluruhan dan produktivitas, sehingga menciptakan nilai yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan.Manajemen menekankan pada Ekspansi Strategi Yang Agresif Mitra10 untuk menangkap/memperkuat pangsa pasar.

Tiga Pemegang saham utama CSAP yaitu PT. Buanatata Adisentosa, NT Asian Discovery Master Fund, dan Albizia ASEAN Opportunities Fund memberikan dukungan yang kuat pada CSAP untuk berkembang dan tumbuh khususnya untuk periode jangka panjang.

Selain bahan bangunan, CSAP juga mendistribusikan Bahan Kimia dan Consumer Goods (FMCG). Saat ini CSAP memiliki 41 Cabang Distribusi Bahan Bangunan di 40 kota besar, 4 Cabang Distribusi Kimia, 36 Area Distribusi FMCG, 26 outlet “Mitra10” ritel moderen Bahan Bangunan & Home Improvement dan 10 Showrooms “Atria” Home Furnishing.  (AHM)

Check Also

Telkomsel Merambah Segmen Edukasi Digital Pemuda-Pemudi Indonesia Timur

Jakarta – Berdasarkan data distribusi kepesertaan The NextDev, dari sejumlah 4.091 early stage startup di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *