Friday , May 25 2018
Home / Berita / Pertumbuhan Ekonomi 2018 Diproyeksi Bisa di Atas 5,3%

Pertumbuhan Ekonomi 2018 Diproyeksi Bisa di Atas 5,3%

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi tahun ini memang masih belum sesuai harapan pemerintah. Namun pengamat memprediksi, pertumbuhan ekonomi di 2018 bisa mencapai di atas 5,3%.

Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada, A. Tony Prasetiantono menuturkan, ada beberapa hal positif yang dapat membuat pertuumbuhan ekonomi lebih baik dari tahun ini.

“Stabilitas harga komoditas, stabilitas rupiah, peningkatan investasi, capital inflows, dan inflasi yang tetap rendah, akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,3%,” ujarnya di acara Sharing Session Indonesia 2018 – Sailing Through Economic and Political Tide, di Jakarta, Senin (20/11).

Menurut Tony, saat ini pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari 5,3% belum memungkinkan karena faktor VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Uncertainty) yang cukup kuat.

Ia memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa meningkat ke level 6-7% di kemudian hari karena saat ini pemerintah tengah giat membangun infrastruktur yang dampaknya baru dirasakan kelak.

“Perkembangan nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini juga menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek perekonomian Indonesia,” ujar dia.

Sementara itu dari sisi politik, Direktur Eksekutif Charta Politica Indonesia, Yunarto Wijaya mengatakan, dampak kondisi politik dalam negeri terhadap pasar modal di Indonesia, pengaruhnya masih lebih kecil dibandingkan dengan tekanan dari kondisi pasar secara global.

“Namun kondisi politik dalam negeri yang stabil dapat memberikan kepercayaan kepada investor, khususnya bagi investor asing,” jelas Yunarto.

Kondusifnya dunia politik dalam negeri demi menyokong optimisme mencapai target pertumbuhan ekonomi di 2018 dijamin oleh Kapolri, Tito Karnavian. Menurutnya, menjelang 2018 dinamika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Pasti ada gejolak, namun kami tangani 171 wilayah. Kami siapkan diri untuk amankan negara. Prinsip Polri dan TNI kompak negara ini aman. Selagi Polri dan TNI solid, 2018 In shaa Allah saya jamin aman. Dinamika itu biasa, polarisasi juga biasa. Yang terpenting, masyarakat tak manfaatkan isu primordialisme masalah ras dan keagamaan,” kata Tito. (AHM)

Check Also

HK Bakal Selesaikan Pembangunan Fasilitas Penunjang Bandara Internasional Lombok

PT Hutama Karya (Persero) menandatangani kontrak untuk menyelesaikan pekerjaan design and build pengembangan beberapa sarana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *