Saturday , July 21 2018
Home / Berita / Tambah Kepemilikan, Pendapatan Ristia Bintang Berpotensi Meroket

Tambah Kepemilikan, Pendapatan Ristia Bintang Berpotensi Meroket

JAKARTA – PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) berencana menambah kepemilikan sahamnya di PT Tiara Raya Bali International (TRBI) pemilik Hotel Le Meridien, Jimbaran Bali. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan Perseroan secara komprehensif termasuk segmen usaha.

Direktur Ristia Bintang Mahkotasejati, Suhsih M Boentoro mengaku, bahwa perusahaan saat ini hanya memiliki sebagian kecil saham PT Tiara Raya Bali International (TRBI). Artinya, TRBI juga belum memberikan kontribusi pendapatan karena Perseroan belum menggabungkan Laporan Keuangan TRBI.

Melihat potensi yang besar, Perseroan berhasyrat untuk menambah porsi kepemilikan saham di TRBI. Dengan menjadi pemegang saham mayoritas, nantinya PT Tiara Raya Bali International akan menjadi salah satu anak perusahaan RBMS. Dan pastinya, pendapatan RBMS akan semakin meningkat sigfinifikan pasca penambahan kepemilikan saham tersebut.

“Hal ini dilakukan karena natinya RBMS akan mempunyai hak suara lebih dari 50%, hak menentukan kebijakan finansial dan operasional, mampu menunjuk pengurus dan mampu menguasai suara mayoritas dalam rapat pengurus. Apalagi kalau Perseroan menggabungkan Laporan Keuangan TRBI, tentunya akan memberikan kontribusi peningkatan pendapatan 100% nantinya.”tegasnya.

Suhsih melihat bahwa prospek TRBI akan terus meningkat di mana Bali tetap menjadi salah satu tujuan turis baik domestik maupun mancanegara, sehingga sektor pariwisata Bali akan terus dikembangkan yang telah menjadi sektor andalan perekonomian Bali saat ini.

“Proses penambahan kepemilikan saham ini saya perkriakan dapat selesai pada akhir tahun 2017 juga.”pungkasnya.

Di triwulan III 2017, emiten properti ini berhasil mencatat kinerja yang baik dengan kenaikan penjualan yang fantastis sebesar 347% menjadi Rp41,9 miliar dan membukukan laba bersih sebesar Rp14,08 miliar dari periode sebelumnya tahun lalu itu rugi mencapai Rp 5,24 miliar. Kinerja yang cemerlang ini didukung dari anak usaha Perseroan yakni  PT Alam Indah Selaras (AIS).

“Untuk tahun ini, kami menargetkan penjualan mencapai Rp 80 miliar dan laba bersih akan meningkat juga seiring dengan peningkatan penjualan tersebut.”pungkasnya. (AHM)

Check Also

Telkomsel Merambah Segmen Edukasi Digital Pemuda-Pemudi Indonesia Timur

Jakarta – Berdasarkan data distribusi kepesertaan The NextDev, dari sejumlah 4.091 early stage startup di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *