Friday , May 25 2018
Home / Berita / Reksadana / 2018, PAM Incar Dena Kelola Hingga Rp1 Triliun

2018, PAM Incar Dena Kelola Hingga Rp1 Triliun

JAKARTA-Baru saja mengantongi ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Paytren Asset Management (PAM) langsung ‘tancap gas’. Sembari memperkenalkan diri ke publik melalui seremoni pembukaan perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (4/12), PT PAM juga secara resmi meluncurkan dua produk reksadana syariah, yaitu Reksadana Syariah Dana Safa dan Reksadana Syariah Dana Falah. Kedua produk reksadana tersebut telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada 29 November 2017 dan sudah mulai ditawarkan pada publik mulai hari ini. “Untuk target dana kelolaan, hingga akhir Desember 2017 ini kami yakin minimal bisa mencapai Rp500 miliar. Sedangkan untuk tahun 2018 target(dana kelola)nya bisa sampai Rp1 triliun,” ujar Direktur Utama PT PAM, Ayu Widuri, usai seremoni.

Sebagai informasi, PT PAM merupakan salah satu perusahaan yang dimiliki oleh Ustadz Yusuf Mansur. Kehadiran PT PAM semakin melengkapi ekspansi Ustadz Yusuf Mansur di bidang jasa keuangan, setelah sebelumnya juga telah memiliki perusahaan berbasis financial technology (fintech) yang dikelola sesuai prinsip syariah, yaitu PT Veritra Sentosa Internasional. Perusahaan tersebut lebih dikenal publik dengan brand PayTren, yang menawarkan layanan berbagai transaksi keuangan harian seperti membeli pulsa telekomunikasi, pulsa listrik hingga pembayaran beragam tagihan kredit melalui satu aplikasi. “Dan semua yang kami upayakan ini, melalui produk investasi, melalui layanan Paytren, semua ini tidak dikhususkan untuk nasabah muslim melainkan untuk semua masyarakat secara luas. Niatannya adalah bagaimana kita bisa menjawab semua kebutuhan masyarakat, kebutuhan berinvestasi, kebutuhan transaksi keuangan, dan tentunya kebutuhan layanan yang sesuai prinsip syariah bagi yang muslim,” tegas Ustadz YM. (JAT)

Check Also

BNI-AM Perkenalkan Investasi Reksa Dana Kepada Pegawai BNI Group

JAKARTA – PT BNI Asset Management (BNI-AM) gencar melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya perencanaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *