Tuesday , August 21 2018
Home / Berita / Puradelta Lestari Cetak Marketing Sales 59,1 Hektar Per September 2017
Ilustrasi proyek infrastruktur dan properti yang berada di Jakarta

Puradelta Lestari Cetak Marketing Sales 59,1 Hektar Per September 2017

 

JAKARTA – Pengembang dan pengelola kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), selangkah lagi akan mencapai target penjualan lahan industri pada tahun ini seluas 60 hektar setelah sukses menjual lahan industri seluas 20 hektar kepada perusahaan asal Amerika Serikat.

Dengan penjualan tersebut, hingga saat ini marketing sales lahan industri DMAS telah mencapai 59,1 hektar, naik sekitar 21,6 hektar dibandingkan realisasi penjualan sampai September 2017 seluas 37,5 hektar. Hasil tersebut membuat perseroan semakin dekat dengan target penjualan lahan industri pada tahun ini sebesar 60 hektar.

Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, mengatakan pihaknya optimis akan mencapai target marketing sales pada tahun 2017 karena hingga saat ini inquiry yang masuk dari sejumlah investor untuk membeli lahan industri perseroan cukup banyak. Hal tersebut, lanjut Tondy, akan mendukung perseroan mencapai target penjualan pada tahun ini.

DMAS telah sukses menyelesaikan penjualan lahan kepada perusahaan asal Amerika Serikat, Kohler. Perusahaan tersebut telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas produksi di kawasan industri Greenland International Industrial Center (“GIIC”) di Kota Deltamas pada tanggal 28 November 2017.

“Kohler telah membeli lahan industri di GIIC, Kota Deltamas, seluas 20 hektar. Dengan hasil tersebut, kami selangkah lagi akan mencapai target penjualan lahan pada tahun ini,” imbuh Tondy.

Penjualan lahan kepada Kohler juga diyakini akan memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap pendapatan usaha DMAS pada tahun 2017.

Adapun, kehadiran Kohler semakin menambah panjang daftar perusahaan ternama yang membangun fasilitas produksi di kawasan industri GIIC milik DMAS.

“Kehadiran Kohler di Kota Deltamas memperlihatkan bahwa kawasan industri GIIC dipercaya oleh investor asing karena fasilitas yang lengkap, lokasi yang strategis, dan kemudahan akses logistik yang baik,” imbuh Tondy.

Sebelumnya, dua perusahaan otomotif ternama SAIC GM Wuling dan Mitsubishi telah beroperasi tahun ini. Pabrik Mitsubishi menempati lahan seluas 51 hektar dan telah mulai beroperasi sejak bulan April lalu, sedangkan Pabrik SAIC GM Wuling menempati lahan seluas 60 hektar dan telah beroperasi sejak bulan Juli lalu. (AHM)

 

Check Also

Bank DKI Tambah Prestasi Berkat Kinerja Keuangan Positif 

JAKARTA – Catatkan kinerja keuangan positif pada triwulan II 2018, Bank DKI raih 3 penghargaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *