Thursday , September 20 2018
Home / Berita / Ustadz Yusuf Mansur Siap Bawa PayTren Melantai di Bursa

Ustadz Yusuf Mansur Siap Bawa PayTren Melantai di Bursa

JAKARTA – Yusuf Mansur mengaku bahwa dirinya serius mengembangkan bisnis yang dikelolanya. Komitmen itu salah satunya diwujudkan dengan peluncuran dua produk reksa dana syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) belum lama ini.

Manajer Investasi PT PayTren Aset Manajemen (PAM) besutan Yusuf Mansur ini menawarkan produk halal-nya yang diberi nama Reksa Dana Syariah Dana Safa dan Reksa Dana Syariah PAM Syariah Saham Dana Falah.

“Kedua produk Reksa Dana Syariah ini telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 November 2017 dan mulai ditawarkan ke Masyarakat Pemodal mulai 4 Desember 2017.”ujar Pria yang akrab disapa Ustadz Yusuf Mansur, di Gedung BEI, Jakarta, belum lama ini.

Selain melalui peluncurkan reksa dana, kata Yusuf Mansur, pihaknya juga bakal ikut meramaikan pasar modal Tanah Air dengan produk – produk investasi lainnya bahkan aksi korporasi. Semisal, dengan melakukan pencatatan saham, penerbitan obligasi dan lain sebagainya.

“Iya, kita ga Cuma reksa dana, bisa saja kita lakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO), dan bisa juga kita lakukan emisi obligasi,”tuturnya.

Berkaitan dengan IPO, Yusuf Mansur pernah bilang kalau pihaknya akan melakukan go public. Rencananya, PayTren Payment Gateway lah yang diniatkan untuk tercatat di Bursa.

“Ini Amanah yah, ingat ini tanggal 11 Agustus 2017, PayTrend yang Payment Gateway menuju pada IPO. Supaya apa?, supaya masyarakat Indonesia sendirilah yang jadi owner-nya dan di inisiasi oleh Paytren Aset Manejemen. Oke bos?, dan ikuti aturan yang berlaku di Republik Indonesia,”ungkapnya.

“Bisa nih (IPO), yakin?, Insya Allah. Emang ini tugas teman teman kan, udah biasa meng  IPO kan kan?. Supaya bukan negara lain yang punya, tapi masyarakat kita yang memiliki,”imbuhnya.

Kendati demikian, Yusuf Mansur mengaku masih menunggu izin dari Regulasi Bank Indonesia (BI) terkait Paytren Payment Gateway. Pasalnya, hingga saat ini bisnis PayTren masih dibekukan BI.

Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh perusahaan ketika menjadi perusahaan yang go public melalui pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa. Diantaranya memperoleh sumber pendanaan baru yang nantinya bisa untuk memperkuat permodalan, dan dapat dipergunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan. Selain itu, IPO juga memberikan competitive advantageuntuk pengembangan usaha, melakukan merger atau akuisisi perusahaan lain dengan pembiayaan melalui penerbitan saham baru, peningkatan kemampuan going concern, meningkatkan citra perusahaan, meningkatkan nilai perusahaan dan masih banyak lagi manfaat lainnya. (AHM)

Check Also

Dana Asing Menguap Rp1,55 Triliun di Agustus 2018

Jakarta – Transaksi investor asing sepanjang bulan Agustus 2018 tercatat net sell atau melakukan jual …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *