Sunday , May 27 2018
Home / Berita / Dafam Property Indonesia Incar Dana IPO Capai Rp48 Miliar

Dafam Property Indonesia Incar Dana IPO Capai Rp48 Miliar

JAKARTA – PT Dafam Property Indonesia, Tbk akan menawarkan saham sebanyak –  banyaknya 400.000.000 lembar melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Jumlah saham yang dilepas setara 25% dari jumlah seluruh modal disetor perseroan setelah IPO.
Adapun saham baru ini memiliki Nilai Nominal Rp 100 per saham, dengan Harga Penawaran dikisaran Rp 110-120 disetiap sahamnya. Artinya, perseroan itu diperkiran akan meraup dana sebesar Rp 44-48 miliar.
“Saham baru Dafam Property ditawarkan dikisaran harga Rp 110-110 per sahamnya. Saya kira ini akan menarik untuk investor,”kata Datin Rashidah Mahadi, Associate Direktur Sinarmas Sekuritas, di Thamrin Nine Jakarta, Kamis (29 maret 2018).
Datin menjelaskan, dana yang didapat nantinya akan dialokasikan sebesar 47,83% untuk pembelian tanah dan bangunan seluas 21.232 meter persegi di Kabupaten Batang, Jawa tengah. Lalu sekitar 17,39%, juga akan di gunakan untuk membeli  tanah dan bangunan seluas 253 meter persegi di Semarang, Jawa Tengah. Perseroan juga akan menggunakan 7,39% dana IPO untuk membeli tanah seluas 645 meter persegi yang juga berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.
Selain itu, perusahaan juga berencana untuk melakukan penyertaan modal ke anak usaha yakni PT Dafam Mambo International yang kemudian akan digunakan untuk melakukan peningkatan oenyertaan midal di PT Hotel Cilacap Indah yang akan dipakai guna membeli tanah seluas 815 meter persegi di Cilacap, Jawa Tengah. “Sisanya, sekitar 20,65% bakal dianggarkan untuk modal kerja perseroan ke depannya,”imbuhnya.
Selain melapas saham baru, perseroan juga menawarkan sebanyak – banyaknya 300 juta waran seri I. Seluruh dananya juga akan ditempatkan perseroan untuk modal kerja, terutama digunakan untuk pengembangan usaha. “Untun waran, rasio yang ditawrakan adalah empat banding tiga (4:3), dan kisaran harga sekitar Rp 138 hingga Rp 150 per waran,” terangnya.
Adapun masa penawaran awal (book building) mulai dilaksanakan sejak tanggal 29 Maret 2018. Perseroan berharap pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat dikantongi pada 17 April 2018. Dan, pada 27 April 2017 saham perseroan ditargetkan sudah bisa diperdagangkan di papan perdagangan BEI.
Sekedar informasi, saat ini perushaan telah berada di 16 kota yang diwakili oleh 23 hotel, 1 villa, 1 resort, dengan total 2.301 kamar. (Nopal)

Check Also

Emiten MYOR Bidik Laba Rp1,71 Triliun

Tangerang – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membidik laba bersih sebesar Rp 1,71 triliun di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *