Tuesday , August 21 2018
Home / Berita / Dukung Ekspansi Bisnis, Jaya Bersama Indo Tawarkan Harga Saham Rp1.550-Rp1.950.

Dukung Ekspansi Bisnis, Jaya Bersama Indo Tawarkan Harga Saham Rp1.550-Rp1.950.

Jakarta – Untuk mendukung ekspansi bisnisnya, PT Jaya Bersama Indo Tbk yang mengelola jaringan restoran berlabel The Duck King akan mencatatkan sahamnya di lantai bursa. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 403,8 juta saham atau setara dengan 34.40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum, melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

“Sesuai rencana, penawaran awal berlangsung pada 16-23 Mei. Mudah-mudahan kita peroleh efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir Mei, dan listing tanggal 8 Juni 2018,” kata Direktur Utama Jaya Bersama Indo, Limpa Itsin Bachtiar di Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/5).

Harga saham yang ditawarkan perseroan, menurutnya, berada di kisaran Rp1.550-Rp1.950 per lembar saham. Itu artinya, perseroan ini diproyeksikan dapat mengumpulkan dana segar paling tidak sekitar Rp625,89 miliar.

Sekitar 80% dana yang diperoleh dari hasil IPO nantinya akan digunakan untuk ekspansi bisnis, dan 20% sisanya akan digunakan untuk modal kerja. “Selain di jabodetabek, kami juga akan mengembangkan bisnis di luar Jakarta. Target kami 11 outlet. Dan untuk yang di luar negeri, tahun ini opening di Ho Chi Minh, Vietnam. Sedangkan di Myanmar dan Kamboja tahun berikutnya,” jelas Direktur Keuangan perseroan, Dewi Tio.

Hingga saat ini, pihaknya mencatat ada sebanyak 35 outlet yang tersebar di sembilan kota di Indonesia. Tiga merek utama yang dikelola, yaitu The Duck King, Fook Yew, dan Panda Bowl, serta tujuh sub-merek dari The Duck King untuk menangkap permintaan di segmen konsumen kelas menengah yang sedang tumbuh di Indonesia.

Perseroan menargetkan dapat memacu pertumbuhan revenue tahun ini naik hingga 30% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2017 sebesar Rp 538 miliar. “Keyakinan kami di food and beverage itu akan growing terus. Dibandingkan dengan ritel pakaian, makanan itu masih baik dan kami yakin tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pencatatan sahamnya di lantai bursa, perseroan pun telah menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek, yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Danareksa Sekuritas. “Harga saham yang ditetapkan mengimplikasikan price earning ratio (PER) sekitar 15-18,9 kali,” kata Direktur PT CIMB Sekuritas Indonesia I Wayan Gemuh Kertaraharja.

Check Also

Bank DKI Tambah Prestasi Berkat Kinerja Keuangan Positif 

JAKARTA – Catatkan kinerja keuangan positif pada triwulan II 2018, Bank DKI raih 3 penghargaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *