Saturday , May 26 2018
Home / Berita / Kunjungi Hong Kong, Menteri BUMN Ajak Pekerja Migran Berani Berwirausaha

Kunjungi Hong Kong, Menteri BUMN Ajak Pekerja Migran Berani Berwirausaha

HONG KONG – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memberikan dukungan bagi perbaikan ekonomi dan kesejahteraan para pekerja migran yang bekerja di luar negeri.

Kali ini Menteri BUMN, Rini M. Soemarno berkesempatan memberikan dukungan langsung bagi pekerja migran di Hong Kong sebagai bagian dari penutupan program acara “Mandiri Sahabatku’ pada Minggu (13/5) kemarin.

Program ”Mandiri Sahabatku” merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.  Program ini bertujuan mendidik pekerja migran untuk berwirausaha dan diadakan di  tiga negara yaitu di Hong Kong, Malaysia dan Korea Selatan.

“Dengan memiliki usaha, kesejahteraan  pekerja migran akan meningkat sehingga bisa ikut mendukung perekonomian Indonesia. Pemerintah terus mendorong agar kesejahteraan para pekerja migran Indonesia dapat terus ditingkatkan karena pekerja migran juga merupakan tulang punggung perekonomian bangsa,” kata Rini.

Melalui program “Mandiri Sahabatku”, Bank Mandiri memberikan bekal keterampilan kepada pekerja migran Indonesia untuk dapat membuka usaha saat kembali ke Tanah Air.  Peserta juga tidak dipungut biaya saat mengikuti program ini.

“Pada program yang berlangsung saat ini, sebanyak 1.000 pekerja migran Indonesia di Hong Kong ikut menjadi peserta,” tutur Kartika Wiroatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri.

Program pelatihan kewirausahaan “Mandiri Sahabatku” ini merupakan program yang berkesinambungan mulai dari sebelum penempatan, masa penempatan dan pasca penempatan.

Untuk melengkapi program, ada pelatihan bertajuk coding mum yang bekerjasama dengan BEKRAF dan program magang Bapak-ibu asuh dari kalangan pengusaha sukses, termasuk alumni Wirausaha Muda Mandiri.

Jumlah Pekerja Migran Indonesia diperkirakan mencapai 9 juta jiwa yang sebagian besar berada di Malaysia, Timur Tengah, Taiwan dan Hong Kong. Khusus di Hong kong tercatat ada 180 Ribu pekerja migran.(ART)

Check Also

BAZNAS Luncurkan Zakat Virtual Assistant

Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (“Baznas”) menjaga komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas serta inovasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *