Tuesday , August 21 2018
Home / Berita / Menteri BUMN Tinjau Pabrik Gula Gempolkrep di Mojokerto
lantaibursa.id/dokPPro Menteri BUMN, Rini Soemarno (tiga kanan) bersama jajaran pejabat konsorsium PT Sinergi Colomadu saat meninjau eks Parbrik Gula (PG) Colomadu di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (08/04).

Menteri BUMN Tinjau Pabrik Gula Gempolkrep di Mojokerto

 MOJOKERTO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno mengunjungi Pabrik Gula (PG) Gempolkrep di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada Senin (14/05).
Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungannya kepada kesejahteraan petani tebu di Jawa Timur.Dalam kunjungan ini, Rini menyapa langsung petani tebu di wilayah tersebut sekaligus mengoperasikan alat giling tebu di PG Gempolkrep yang secara resmi menandai dimulainya musim giling di 2018.

Pabrik Gula Gempolkrep dibangun oleh PT PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X sejak tahun 1912 di atas luas areal lahan 28,75 hektare (ha)  dengan jumlah petani tebu tercatat sebanyak 4.275 orang.

“Keberadaan PG Gempolkrep ini tentunya dapat mendorong produktivitas panen yang pada akhirnya juga mendorong perbaikan kesejahteraan petani. Harapan saya, dengan keberadaan pabrik ini, petani di sini lebih sejahtera dan mendapatkan kemudahan dan manfaat,” tutur Rini.

Untuk musim giling 2018, PG Gempolkrep menargetkan produksi 87.503 ton Gula Kristal Putih dengan tebu digiling sebanyak 1.082.200 ton.

Target ini meningkat dibandingkan dengan produksi sebelumnya sebesar 71.149 ton Gula Kristal Putih dan  870.509 ton tebu di giling pada tahun 2017.

Berbagai upaya dan pengembangan terus dilakukan oleh PTPN X dalam mendorong produktivitas dan peningkatan kapasitas giling PG Gempolkrep. Hasilnya, kapasitas giling PG Gempolkrep saat ini tercatat meningkat menjadi 7.200 Ton Cane per Day (TCD) dari sebelumnya 6.500 TCD.

Selain meninjau kesiapan giling, Rini juga berkesempatan melihat secara langsung mekanisasi tebangan dan normalisasi saluran yang sudah dilakukan di PG Gempolkrep sebagai upaya  mendorong produktivitas tebu.

Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama PTPN X menambahkan, perseroan tidak hanya berfokus pada pengelolaan on farm saja, namun juga senantiasa meningkatkan pelayanan kepada petani di semua pabrik gulanya, termasuk PG Gempolkrep.

PTPN juga berperan sebagai penjamin kredit kepada petani, memberikan bantuan bibit dan pupuk organik, bantuan kawalan budidaya, hingga bantuan perbaikan saluran irigasi.

“Tahun 2018 ini, PG Gempolkrep akan menggelontorkan dana sinergi BUMN sebesar Rp 179 Miliar untuk bantuan kredit kepada petani.  Mekanisme penyalurannya melalui KUR Bank Himbara. Sebagai perwujudan dari BUMN Hadir Untuk Negeri, kami terus berupaya mendorong produktivitas tebu dan kesehjateraan petani,” tutur dia.(ART)

Check Also

Bank DKI Tambah Prestasi Berkat Kinerja Keuangan Positif 

JAKARTA – Catatkan kinerja keuangan positif pada triwulan II 2018, Bank DKI raih 3 penghargaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *