Wednesday , August 22 2018
Home / Berita / BI: Inflasi Selama Lebaran Masih Sesuai Sasaran

BI: Inflasi Selama Lebaran Masih Sesuai Sasaran

Jakarta – Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2018 tetap terkendali atau berada dalam kisaran sasaran 3,5%±1% (yoy). Inflasi IHK pada Juni 2018 mencapai 0,59% (mtm), meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,21% (mtm).

Agusman, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia menjelaskan, peningkatan tersebut dipengaruhi permintaan terkait Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun mengalami peningkatan, inflasi IHK pada Juni 2018 secara historis lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata IHK pada periode Idul Fitri dalam empat tahun terakhir yang sebesar 0,81% (mtm).

Secara bulanan, peningkatan inflasi IHK pada bulan ini didorong oleh kenaikan seluruh komponen inflasi sesuai dengan pola musimannya.

“Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK telah mencapai 1,90% (ytd) atau secara tahunan mencapai 3,12% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan lalu sebesar 3,23% (yoy),” katanya dalam siaran pers, Senin (3/7/2018).

Menurutnya, Inflasi inti tetap stabil sehingga mendukung terkendalinya inflasi IHK. Inflasi inti tercatat sebesar 0,24% (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi inti bulan lalu sebesar 0,21% (mtm), namun lebih rendah dari rata-rata inflasi inti pada periode Idul Fitri dalam empat tahun terakhir sebesar 0,37% (mtm).

Komoditas utama penyumbang inflasi kelompok inti adalah komoditas sewa rumah dan nasi dengan lauk.

Sementara itu, kelompok volatile food pada Juni 2018 kembali mengalami inflasi, namun lebih rendah dibandingkan dengan historis inflasi volatile food pada periode Idul Fitri. Inflasi volatile food tercatat sebesar 0,90% (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi volatile food bulan lalu sebesar 0,19% (mtm).

Secara tahunan, inflasi volatile food tercatat 4,60% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 4,33% (yoy).

Inflasi kelompok administered prices meningkat, bersumber dari tarif subkelompok transpor. Inflasi administered prices pada bulan Juni 2018 mencapai 1,38% (mtm) lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,27% (mtm).

Inflasi administered prices terutama didorong oleh kenaikan inflasi angkutan udara dan angkutan antar kota seiring dengan mudik Lebaran.

“Secara tahunan, komponen administered prices mencatat inflasi sebesar 2,88% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,61% (yoy),” imbuhnya.

 

Check Also

Aryaputra Teguharta Bakal Gugat OJK dan BEI Terkait Sengketa Saham BFIN

Jakarta – PT Aryaputra Teguharta (APT) yang mengaku kehilangan kepemilikan saham 32,32 persen di PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *