Wednesday , September 19 2018
Home / Berita / Semen Indonesia Apresiasi Sopir Ekspeditur Berprestasi dengan Hadiah Umrah
Semen Indonesia Beri Hadiah Umrah untuk Sopir Ekspeditur

Semen Indonesia Apresiasi Sopir Ekspeditur Berprestasi dengan Hadiah Umrah

Tuban, Jawa Timur – Sebagai wujud apresiasi atas kinerja sopir ekspeditur yang selama ini mendukung kelancaran distribusi semen dari Pabrik Tuban dan Rembang ke konsumen, PT Semen Indonesia Tbk memberikan reward kepada para pengemudi melalui
program “Sopir Hebat”. Berbagai hadiah diberikan bagi pengemudi yang raih poin tertinggi antara lain, yaitu ibadah umrah, sepeda motor, dan juga alat-alat elektronik.

Penyerahan reward secara simbolis dilakukan oleh Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi Semen Indonesia, Wahyu Purnomo kepada Suharno pemenang ibadah umrah, bertempat di Auditorium kantor Pabrik Tuban, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018).

Program “Sopir Hebat” adalah program pemberian poin kepada pengemudi ekspeditur yang melakukan pengiriman semen sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan. Program ini telah dimulai sejak Desember 2017 dan berakhir pada Juni 2018.

Menurutnya, program Sopir Hebat merupakan wujud apresiasi terhadap kinerja pengemudi ekspeditur yang menjadi mitra penting bagi perusahaan. “Mereka sebagai ujung tombak distribusi semen, ketepatan waktu pengiriman semen inilah yang ikut mendukung kinerja penjualan produk Semen Indonesia selama ini”, ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini yang terdaftar dalam database ada 6.000 pengemudi, dengan adanya program ini kami berharap pengemudi ekspeditur dapat terpacu untuk bekerja optimal memenuhi target waktu pengiriman sesuai yang sudah ditentukan. Melalui program ini pula diharapkan dapat mempermudah pengecekan keberadaan posisi driver.

Selain pemberian reward, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para pengemudi, perusahaan mengadakan program sopir sehat. Setiap 1 bulan sekali, para pengemudi diberikan pemeriksaan kesehatan gratis.

Ia menambahkan, kesehatan para pengemudi juga tak kalah pentingnya menjadi perhatian perusahaan karena mempengaruhi kinerja mereka. Apalagi, kondisi kerja para pengemudi memang menguras energi dan tenaga yang akhirnya berdampak pada kesehatan.

“Sehingga sangat perlu kita lakukan pemeriksaan kesehatan berkala. Tak hanya layanan kesehatan, para pengemudi juga mendapat edukasi berupa safety riding ketika berkendara,” imbuhnya.

Check Also

Dana Asing Menguap Rp1,55 Triliun di Agustus 2018

Jakarta – Transaksi investor asing sepanjang bulan Agustus 2018 tercatat net sell atau melakukan jual …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *