Thursday , September 20 2018
Home / Berita / TLKM Optimistis Kinerja Semester II Bakal Meningkat
Paparan Publik TLKM di Investor Summit 2018

TLKM Optimistis Kinerja Semester II Bakal Meningkat

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) optimistis mampu meningkatkan kinerja pada semester II 2018. Upaya pengembangan dan penerapan kebijakan yang tengah dilakukan di berbagai lini bisnis diharapkan dapat mendorong kinerja TLKM hingga akhir tahun ini.

Adapun, beberapa upaya untuk mendukung pencapaian sasaran kinerja tahun ini, yaitu penyelesaian pembangunan Infrastruktur sistem kabel laut serat optik internasional Indonesia Global Gateway (IGG), pengoperasian Satelit Merah Putih, pengembangan segmen bisnis seluler, fixed broadband, dan enterprise, serta reprofiling hutang floating rate.

Direktur Keuangan TLKM, Harry M Zen mengungkapkan, hingga akhir Juni 2018, progres pembangunan IGG telah mencapai sepanjang 5.300 km atau sekitar 96%. Sistem kabel laut ini diharapkan siap beroperasi pada kuartal III 2018.

“Keberadaan IGG Cable System selain memberikan keuntungan teknis berupa kapasitas, kehandalan dan latensi yang rendah, juga mendukung pengembangan bisnis broadband di Indonesia dan menangkap potensi pertumbuhan bisnis di kawasan,” ungkap Harry.

Selain itu, Telkom baru saja menyelesaikan peluncuran Satelit Merah Putih pada 7 Agustus lalu, dan telah berada di orbit 108 derajat Bujur Timur.

Satelit yang membawa 60 transponder aktif dengan jangkauan Indonesia, negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan ini, sedang menjalani In Orbit Test.

Kehadiran Satelit Merah Putih menambah kapasitas transponder satelit milik Telkom, sehingga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital di Indonesia (digital divide) dan memperkuat bisnis internasional TelkomGroup agar TelkomGroup mampu menjadi perusahaan telekomunikasi digital Indonesia yang terdepan dan berdaya saing global.

“Satelit Merah Putih akan ready for service pada minggu ke-tiga September 2018,” ujar Harry.

Pada segmen bisnis seluler, Telkom berupaya menciptakan industri seluler yang sehat dengan menerapkan berbagai strategi marketing dan pricing untuk memonetisasi data, serta terus konsisten melaksanakan pembangunan infrastraktur.

Telkom berkomitmen terus menyesuaikan perkembangan tren konsumen di Indonesia yang sudah beralih dari layanan tradisional voice dan SMS menuju data, ditandai dengan pertumbuhan konsumsi data yang semakin meningkat dan tingginya demand pelanggan terhadap layanan data yang berkualitas.

Dengan demikian, Telkom optimis mampu memperkuat kinerja bisnis mobile data di Semester II 2018.

Pada segmen bisnis fixed-broadband dengan produk IndiHome, hingga akhir Agustus 2018, Telkom mencatatkan pertumbuhan impresif dimana total pelanggan IndiHome telah mencapai lebih dari 4,5 juta atau bertambah 1,5 juta pelanggan sejak awal 2018.

Untuk segmen bisnis enterprise, Telkom percaya mampu menjaga pertumbuhan pendapatan yang kuat, sebagaimana tercatat di Semester I 2018 yang tumbuh 19,5% dibanding tahun sebelumnya.

Dengan meningkatnya tren digitalisasi di berbagai korporasi, UKM, dan instansi pemerintah, kebutuhan akan solusi information & communication technology (ICT) juga akan meningkat. “Ini menjadi peluang bisnis yang besar bagi Telkom untuk terus menumbuhkan segmen bisnis enterprise,” imbuhnya.

Dari sisi pendanaan, dalam waktu dekat, Telkom juga segera menerbitkan Medium Term Notes (MTN) senilai Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun untuk memperbaiki struktur hutang dari sisi profil bunga.

“Melalui MTN, Telkom memutuskan untuk mengunci sebagian bunga menjadi bunga tetap selama 2-3 tahun ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tren perubahan tingkat suku bunga ke depan, di tengah tekanan kenaikan suku bunga dari Amerika Serikat yang dapat berdampak pada kenaikan tingkat suku bunga dalam negeri,” pungkasnya.

Check Also

Dana Asing Menguap Rp1,55 Triliun di Agustus 2018

Jakarta – Transaksi investor asing sepanjang bulan Agustus 2018 tercatat net sell atau melakukan jual …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *