Thursday , November 22 2018
Home / Berita / MNC Investama Targetkan Dana Rp2 Triliun dari Right Issue

MNC Investama Targetkan Dana Rp2 Triliun dari Right Issue

Public Expose MNC Investama di MNC Tower Jakarta

Jakarta-PT MNC Investama Tbk (BHIT) mengincar perolehan dana hingga sebesar Rp2 triliun dari rencana peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan atau right issue. Ada dua aksi korporasi yang akan dilakukan dalam rangka memperoleh tambahan dana segar tersebut.

Darma Putra, Wakil Direktur Utama BHIT dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (4/5) menjelaskan, perseroan akan menerbitkan sebanyak 3,112 miliar saham baru dalam rangka penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Itu setara dengan 8% dari total modal disetor.

Selanjutnya, perseroan akan melakukan Penawaran Umum Terbatas V dengan mekanisme HMETD sebanyak 8,558 miliar saham baru. “Rencana ini telah disetujui pemegang saham dalam RUPS yang telah kami selenggarakan hari ini,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, kata Darma, pemegang saham telah menyetujui untuk membatalkan rencana penambahan modal tanpa HMETD sesuai hasil RUPS bulan Mei 2015.

“Yang lama kami batalkan, karena harga saham saat itu tidak sesuai dengan harga pasar sekarang. Dengan harga saat ini kami yakin akan lebih menarik minat investor, makanya kami sekarang mintakan persetujuan kembali,” jelasnya.

Menurutnya, dana yang diraih dari penjualan saham-saham baru tersebut akan digunakan untuk memperkuat modal anak-anak usaha dan untuk keperluan akuisisi beberapa perusahaan yang saat ini tengah dijajaki perseroan.

Tien, Direktur BHIT menambahkan, kedua aksi korporasi tersebut diharapkan dapat dieksekusi pada bulan Juni-Juli 2016. Perseroan tengah menyiapkan segala persyaratan aksi korporasi sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kami harap pelaksanaannya bisa berbarengan,” ujarnya.

Saham-saham baru non HMETD akan ditawarkan kepada pemegang saham existing dan investor strategis. Tien menyatakan, selain kepada investor domestik, saham-saham baru ini akan ditawarkan kepada investor di luar negeri.

Perseroan menyelenggarakan RUPS Tahunan yang terdiri atas beberapa agenda. Salah satu hasil yang telah disepakati di rapat tersebut adalah tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku 2015. Perseroan juga membukukan kerugian sebesar Rp430 miliar di tahun buku tersebut.(APR)

Check Also

SMGR Gelontorkan Rp13 Triliun Ambil Alih 80,6% Saham Holcim

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) baru saja menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *