Thursday , February 20 2020
Home / Berita / Lebaran , Penjualan Handphone Tiphone Meningkat Hingga 15%

Lebaran , Penjualan Handphone Tiphone Meningkat Hingga 15%

Jakarta-Hari raya Idul Fitri ternyata juga membawa berkah kepada, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Pasalnya, setiap perayaan Idul Fitri perseroan mengalami peningkatan penjualan handphone sekitar 10-15%.

“Lebaran kali ini yang laris, perangkat handset yang punya kameranya cukup tinggi, terutama produk Samsung yang harganya mulai dari Rp1 juta sampai Samsung S7, note juga banyak peminat, bulan ini saja sudah 10 persen pertumbuhan, kalau bulan puasa 15% lah sama peningkatannya,‎” kata Direktur Utama Tiphone Mobile Indonesia, Tan Lie Pin, di Jakarta, Rabu (15/6)

Sementara itu, sepanjang tahun ini perseroan optimis pendapatan akan tumbuh 21% atau menjadi Rp 26,7 triliun dari Rp 22,04 triliun di tahun sebelumnya. Dimana, sebesar 25%, atau setara Rp 6,6 triliun diperoleh dari penjualan handset. Sedangkan laba bersih diprediksikan akan mencapai Rp 400 miliar tahun ini.

‎”Banyak masyarakat yang ganti handphone, karena ingin foto-foto dengan HP baru. Tapi permintaan HP yang terlaris memang dengan HP kamera di atas 5 megapixel (MP),” jelasnya.

Sementara itu, hingga Maret 2016 perseroan telah membukukan pendapatan sebesar Rp 6,27 triliun. Kontribusi utama pendapatan tersebut masih banyak disumbang dari penjualan voucher prabayar dan kartu perdana yang mencapai Rp 4,69 triliun, atau 74,8 persen dari total pendapatan‎. Sisanya penjualan didapatkan dari penjualan telepon Seluler yang mencapai Rp 1,58 triliun. Dimana, laba bersih perseroan di kuartal I 2016 sudah mencapai Rp 110,99 miliar.

“Di kuartal I sudah mencapai target. Sangat memuaskan lah, masih bagus,” terangnya. (Wh)

Check Also

Penundaan IPO NARA Dikhawatirkan Berdampak Buruk Bagi Pasar Modal

JAKARTA-Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memerintahkan penundaan proses Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *