Thursday , June 24 2021
Home / Berita / Dana Tax Amnesti Enggan Masuk ke Deposito
Ilustrasi Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia

Dana Tax Amnesti Enggan Masuk ke Deposito

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan bahwa dalam program pengampunan pajak (tax amnesty) pengusaha lebih memilih instrumen investasi lain ketimbang deposito. Tinggnya imbal hasil yang ditawarkan oleh instrumen investasi seperti reksadana, KIK EBA dan juga DIRE menjadi salah satu alasan pengusaha untuk menempatkan dana repatriasinya.

Staf Khusus Menteri BUMN Budi G Sadikin menuturkan, apabila melakukan investasi harus memilih instrumen yang dipergunakan untuk kegiatan usaha. Dan memang itu bukan kegunaan dari deposito.

“Saya sebagai bankir, pengusaha taruh di deposito itu uang jajan mereka. Mereka pasti mereka mau diinvestasikan dengan yield lebih tinggi,” katanya di Jakarta, Selasa (6/9).

Mantan Bos Bank Mandiri itu melihat, para pengusaha akan lebih memilih menempatkan dananya di pasar ekuitas dan obligasi untuk investasi. Sehingga Tabungan dan deposito jadi pilihan terakhir. “Tidak mungkin pengusaha taruh tiga tahun di deposito dan giro. Dari mata nasabah, pengusaha masuk pasar ekuitas, obligasi baru deposito dan tabungan,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pengusaha jelas-jelas tidak akan mendapat keuntungan besar dari deposito. Sebab imbal hasilnya lebih rendah dari pasar saham dan obligasi. “Bagi mata pengusaha itu tidak menguntungkan,” tandasnya.

Check Also

Aliran Dana Asabri ke Bitcoin Tak Terbukti, Kuasa Hukum Heru Hidayat Imbau Kejagung Tak Buat Opini dan Fitnah 

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya mengakui gagal membuktikan aset milik Heru Hidayat dan Benny …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *