Friday , September 25 2020
Home / Berita / Ekonomi Membaik, PT PP Pasang Target Konservatif

Ekonomi Membaik, PT PP Pasang Target Konservatif

Jakarta – Geliat perekonomian tanah air mulai memperlihatkan kekuatannya. Derasnya pembangunan infrastruktur menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi indonesia pada tahun ini. Meski begitu, salah satu BUMN Infrastruktur, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tak berniat merubah target kinerjanya.

Direktur Utama PTPP Tumiyana mengatakan, perseroan belum akan merevisi rencana bisnis yang sudah dibuat sejak awal tahun ini. Karena, manajemen masih optimis dengan kontrak-kontrak baru yan‎g akan berdatangan dari mulai sekarang hingga akhir tahun ini.

“Kita tidak akan revisi sampai ujung tahun, kontrak baru masih dipatok diangna Rp31 triliun, pendapatan sebesar Rp24 triliun, dan laba di atas Rp1 triliun,” katanya usai acara “Penandatanganan Pengembangan Hunian Pekerja di Kawasan Industri’ di Jakarta, Kamis (15/9)

Optimisme perseroan beralasan, karena hingga saat ini raihan kontrak baru PT PP sudah mencapai 60% dari total target kontrak baru hingga akhir tahun.

Sebagai catatan, hingga minggu ke tiga Agustus, PTPP telah mengantongi total kontrak sebesar Rp58,42 triliun.‎ Jumlah itu terdiri dari kontrak baru sebesar Rp19,42 triliun, dan carry over sebesar Rp39 triliun.

‎”Kami masih optimistis melampaui target kontrak baru sebesar Rp31 triliun hingga akhir tahun ini. Dengan mengacu sampai akhir Juli 2016 perseroan sudah mencapai 62,65% dari total target yang ada hingga akhir 2016,” ungkapnya.

Tumiyana menjabarkan, pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar Rp16,09 triliun dan anak usaha sebesar Rp3,33 triliun. Rincian kontrak dari anak usaha PT PP Properti Tbk (PPRO) sebesar Rp1,28 triliun, PT PP Pracetak Rp1,69 triliun, dan PT PP Peralatan Rp364 miliar.

Adapun proyek yang sudah didapat perseroan seperti dua ruas jalan tol dengan nilai masing-masing Rp3 triliun dan Rp2,7 triliun, Makassar New Port Paket B Rp979 miliar, pembangunan Gedung BNI Tower Rp714 miliar, Tunjangan Boulevard Rp655 miliar, Apartemen Cilacap Rp384 miliar, mobile power plant 500 MW sebesar Rp739 miliar yang berada di delapan lokasi, Hotel Avani di Bali Rp368 miliar, Setiabudi Residence di Medan Rp281 miliar, serta Lotte Ville di Tangerang Rp256 miliar.

Kemudian ada pula proyek peningkatan air bersih AP II di Tangerang Rp251 miliar, Transmart di Depok Rp247 miliar, Sahid hotel di Timika Rp248 miliar‎, pembangunan tanggul pantai aliran Barat dan aliran timur provinsi DKI Jakarta Rp216 miliar, dan rusunami Grand Sentraland Karawang Rp215 miliar.

Check Also

Astra Graphia Beri Fasilitas Kredit Rp200 Miliar ke Anak Usaha

JAKARTA – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) telah meningkatkan jumlah fasilitas pinjaman ke anak usahanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *