Tuesday , September 29 2020
Home / Berita / MTF Minta OJK Kaji Kembali Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor
Direktur PT Mandiri Tunas Finance Harjanto Tjitohardjojo Saat di Wawancarai Wartawan

MTF Minta OJK Kaji Kembali Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Jakarta – Emiten Obligasi, PT Mandiri Tunas Finance berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengkaji kembali ketentuan batasan minimal uang muka pembiayaan kendaraan bermotor. Pasalnya dengan batasan minimal uang muka 20% membuat beberapa program pembiayaan kendaraan dari perusahaan tidak dapat berjalan, dan imbasnya tentu berdampak pada kinerja perusahaan pembiayaan.

Dengan adanya penurunan uang muka diyakini mampu memberi ruang peningkatan pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor. Direktur Mandiri Tunas Finance, Harjanto Tjitohardjojo mengatakan jika uang muka pembiayaan diturunkan menjadi 10% saja akan mendorong salah satu segmen bisnis car ownership program atau pemberian kredit kendaraan dari perusahaan kepada karyawannya. “Tapi dengan aturan OJK uang muka minimal 20% program ini tidak jalan karena berat bagi perusahaan,” katanya, Senin (5/9).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pada saat regulator belum membatasi uang muka, pihaknya meluncurkan program uang muka 5% dan dapat menyumbang 7% hingga 8% dari pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Sebenarnya industri ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi makro ekonomi.

Sebagai catatan, perseroan memasang target total pembiayaan hingga akhir tahun 2016 sebesar Rp 18 triliun- Rp 19 triliun. Sementara hingga Agustus 2016 entitas usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ini telah berhasil menyalurkan pembiayaan senilai total Rp12 triliun.

Check Also

Raih Kredit Rp202 Miliar, Perusahaan Sawit Ini Langsung Genjot Bisnisnya

JAKARTA –  Perusahaan Industri Pengolahan Kelapa Sawit, Industri Pengolahan Kayu, PT Dharma Satya Nusantara Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *