Wednesday , September 23 2020
Home / Berita / Obligasi / BRI Syariah Terbitkan Sukuk, Imbal Hasil Dipatok Hingga 10,25 Persen
BRI Syariah menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinari I sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil hingga 10,25 persen

BRI Syariah Terbitkan Sukuk, Imbal Hasil Dipatok Hingga 10,25 Persen

Jakarta-Guna memperkuat permodalannya, PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi I dengan total penerbitan sebesar Rp1 triliun.

Jangka waktu (tenor) yang ditawarkan selama tujuh tahun dengan imbal hasil di kisaran 9,5 persen sampai 10,25 persen per tahun. Oleh PT Fitch Ratings Indonesia sukuk tersebut diganjar peringkat A+. “Sebagai penjamin pelaksana emisi, telah kami percayakan pada Bahana Securities, Danareksa Sekuritas dan Indo Premier Securities,” ujar Direktur Utama BRI Syariah, Mochamad Hadi Santoso, di Jakarta, Rabu (12/10).

Sesuai yang disampaikan dalam prospektus, dana hasil penerbitan sukuk nantinya bakal digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka menunjang kegiatan pengembangan usaha. Selain itu, penerbitan sukuk dilakukan demi mendongkrak komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang tanpa dipotong dengan biaya-biaya emisi. “Dengan posisi CAR (Capital Adequacy Ratio) kami saat ini yang cukup mepet, bila dibiarkan tentu akan mengganggu kinerja pembiayaan. Dan bila itu terjadi, seluruh kinerja bisnis juga akan terpengaruh,” tutur Hadi.

Nantinya imbal hasil rencananya akan dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil sukuk. Pembayaran pendapatan bagi hasil pertama dilakukan pada 16 Februari 2017, sedangkan pembayaran terakhir sekaligus jatuh tempo pada 16 November 2023. Masa penawaran sukuk dilakukan pada 12 Oktober 2016-26 Oktober 2016. Tanggal efektif diperkirakan pada 8 November 2016 dan masa penawaran umum berlangsung pada 10 November 2016 hingga 11 November 2016 mendatang. Berikutnya periode penjatahan akan dilakukan pada 14 November 2016, sedangkan distribusi elektronik pada 16 November. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri akan dilakukan pada 17 November 2016.

Check Also

Pegadaian Incar Dana Rp2,42 Triliun Dari Emisi Obligasi

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) berencana menerbitkan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap III tahun 2020 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *