Monday , June 21 2021
Home / Berita / Others / Pasar Modal Paling Ideal Untuk Biayai Program Perumahan

Pasar Modal Paling Ideal Untuk Biayai Program Perumahan

Jakarta-Berbagai produk dari pasar modal diyakini menjadi sumber pendanaan yang paling ideal bagi program pembangunan perumahan di Indonesia. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang telah disusun pemerintah, di mana ada arahan bahwa pendanaan jangka panjang dapat berkontribusi ke pembiayaan perumahan setidaknya sebesar 10 persen. Hadirnya opsi pendanaan jangka panjang seperti dari pasar modal diyakini dapat mendukung aktifitas pembiayaan perumahan, khususnya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Pembiayaan perumahan kan sifatnya jangka panjang, sehingga harus ditopang oleh sumber-sumber dana yang juga jangka panjang,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maurin Sitorus, di Jakarta, Kamis (13/10).

Saat ini, Ditjen Pembiayaan Perumahan memiliki beberapa skema bantuan pembiayaan perumahan, antara lain skema KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP), skema bantuan pembiayaan KPR Sejahtera Subsidi Selisih Bunga (KPR Sejahtera SSB) dan Bantuan Uang Muka (BUM) untuk MBR, khusus untuk pembelian rumah tapak bersubsidi. Sejauh ini, menurut Maurin, tantangan terbesar dalam pembiayaan perumahan adalah terkait penyediaan anggaran yang harus disiapkan oleh pemerintah. “Makanya kami sangat mendukung, mungkin perusahaan-perusahaan pengembang, terutama sudah Tbk, bisa cari dana secara mandiri di pasar modal. Jangan hanya mengandalkan (pendanaan) dari perbankan,” tutur Maurin.

Check Also

Gelar RUPST, Trans Power Marine Bagi Dividen Tunai Rp 58 Miliar

JAKARTA – Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup sulit bagi perekonomian dunia tidak terkecuali untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *