Monday , September 21 2020
Home / Berita / Others / Warga Rembang Dukung Pabrik SMGR Terus Beroperasi

Warga Rembang Dukung Pabrik SMGR Terus Beroperasi

Jakarta-Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menerima pengajuan Peninjauan Kembali (PK) terhadap ijin lingkungan atas pembangunan pabrik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) di Rembang terus mendapatkan kecaman. Setelah sebelumnya kalangan pekerja pabrik yang menentang putusan tersebut karena khawatir bakal kehilangan pekerjaan, kini tentangan serupa disampaikan oleh para warga yang tinggal di sekitar pabrik dan diuntungkan oleh aktifitas ekonomi dari kinerja operasional pabrik. Ratusan warga yang menamakan dirinya Forum Warga Rembang Bangkit (FWRB) tersebut datang langsung ke Jakarta untuk meminta keadilan dan solusi konkret dari Mahkamah Agung (MA) dan Presiden Joko Widodo. Berawal dari depan Masjid Istiqlal, FWRB melakukan long-march menuju Mahkamah Agung (MA) dan berlanjut ke Istana Negara. “Kami prihatin atas putusan MA karena menyebabkan ribuan warga kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian. Kami memohon agar Presiden Jokowi bisa mencarikan solusi terbaik untuk pabrik semen di Rembang, karena itu mata pencaharian kami,” ujar Koordinator FWRB, Wahid, di sela orasinya, di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/10).

Meski selama ini masih dalam tahap pembangunan, menurut Wahid, dampak positif sudah langsung dirasakan oleh masyarakat Rembang dengan bergeraknya aktifitas ekonomi warga desa di sekitar pabrik, baik secara formal maupun non formal. Padahal Kabupaten Rembang saat ini masih tergolong sebagai salah satu kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Selain dari pertanian, sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rembang hanya dari pertambangan batu kapur, trass, pasir kuarsa dan lainnya. “Ada banyak sekali warga yang jadi bisa bekerja di pabrik, dapat pekerjaan dari proses pembangunan (pabrik) sampai took-toko, warung-warung yang jadi tumbuh karena ada aktifitas kerja di pabrik. Bila kemudian pendirian pabrik ini batal, maka Rembang bakal kehilangan harapan untuk maju. Harapan perkembangan ekonomi yang lebih kencang akan hilang,” tegas Wahid.

Check Also

Indika Energy Bakal Terbitkan Global Bond Senilai US$650 Juta

JAKARTA – PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menggelar aksi korporasi melalui mekanisme penerbitan surat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *