Sunday , August 1 2021
Home / Berita / Bangun Ruas Tol Trans Sumatera, HK Masih Butuh Biaya Rp3,3 Triliun

Bangun Ruas Tol Trans Sumatera, HK Masih Butuh Biaya Rp3,3 Triliun

Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) mengaku masih butuh dana sekitar Rp3,3 triliun guna memenuhi kebutuhan pembangunan tiga ruas prioritas di tol Trans Sumatera yang sudah berjalan, yaitu Medan-Binjai, Palembang-Simpang Indralaya, Bakauheni-Terbanggi Besar. Tiga ruas ini bakal menyedot biaya senilai Rp22 triliun.

Direktur Utama HK, I Gusti Ngurah Putra merincikan, perseroan menggunakan sekitar 70% dari ekuitas dan 30% pinjaman. Untuk ekuitas, perusahaan baru sanggup mengumpulkan dana Rp12,1 triliun dari total yang dibutuhkan Rp15,4 triliun.

“Proyek yang sudah jalan butuh Rp22 triliun, 70% dari ekuitas, 30% dari pinjaman. Ekuitas kita butuh Rp15,4 triliun untuk proyek yang sudah berjalan. Dari kebutuhan Rp15,4 triliun, kalau selesai PMN cair Rp2 triliun ditambah Rp3,6 triliun tahun lalu jadi Rp5,6 triliun, obligasi Rp6,5 triliun. Berarti, kira-kira ekuitas Rp12,1 triliun, diprediksi kekurangan ekuitas Rp3,3 triliun,” kata dia, Kamis.

Putra menjelaskan, kekurangan tersebut bisa didapat dari banyak sumber. Sesuai Peraturan Presiden, pemerintah akan menyediakan dukungan fiskal penuh bagi perusahaan berupa penanaman modal, penerbitan sekuritas, pinjaman atau hutang maupun instrumen lain yang mendapat jaminan penuh dari pemerintah.

“Sisanya Rp3,3 triliun dari banyak skema, pemerintah akan berikan PMN, dari instrumen keuangan lain kalau tidak tidak bisa jalan,” paparnya.

Adapun pencarian kekurangan dana ini tidak bisa ditargetkan waktunya. Menurutnya, yang jelas proses pembangunan empat ruas termasuk Pekanbaru-Dumai yang pembangunannya tertunda jadi tahun depan akan rampung seluruhnya pada 2019 mendatang.

“Pelaksanaaan tol panjang, Perpres sebutkan 2019 sudah harus selesai. Kita punya waktu dua tahun, Direktur keuangan dan Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN mencari solusi skema apa yang paling pas,” tutur Putra.

Adapun rincian dari nilai investasi ketiga ruas tol yakni Medan-Binjai sepanjang 18 Kilo Meter (Km) sebesar Rp1,6 triliun, Palembang-Simpang Indralaya sepanjang 28 Km senilai Rp3,3 triliun, dan Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 Km memakan biaya sebanyak Rp17 triliun.

“Pekanbaru-Dumai kita baru mulai, ada hambatan selain pembebasan lahan juga tata ruang yang belum rampung. Pekanbaru-Dumai paniangnya 130 Km dengan investasi Rp16 triliun,” tutup Putra

Check Also

Pakar: Penegak Hukum Asal Rampas Aset, Langgar HAM dan Wujud Ketidakadilan Sosial

Jakarta – Penyitaan hingga perampasan aset masyarakat yang tidak terkait tindak pidana korupsi berpotensi melanggar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *