Monday , June 21 2021
Home / Berita / Obligasi / Bunga Obligasi Chandra Asri 10%-11,5% per Tahun
Suryandi, Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

Bunga Obligasi Chandra Asri 10%-11,5% per Tahun

JAKARTA – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan melakukan penawaran umum obligasinya yang pertama dengan nilai emisi sebesar Rp500 miliar. Kupon bunga obligasinya dipatok di kisaran 10% – 11,5% per tahun. “Obligasi yang kami tawarkan Rp500 miliar, bunganya cukup menarik bagi masyarakat,” kata Suryandi, Direktur TPIA dalam paparannya usai due diligence meeting penawaran obligasi perseroan di Jakarta, Rabu (23/11).

Perseroan juga telah menetapkan indikasi kupon bunga untuk obligasi yang diterbitkan dalam dua seri tersebut. Untuk seri A dengan jangka waktu tiga tahun, bunganya dipatok di kisaran 10% – 11%. Sedangkan untuk seri B tenor lima tahun, kupon bunga obligasinya sekitar 10,5% – 11,5%.

Sementara, hasil bersih dari penawaran obligasi ini akan digunakan sebesar 35% untuk melunasi pinjaman mata uang asing dari fasilitas pinjaman senilai US$220 juta dari Bangkok Bank Public Company Limited, Cabang Jakarta, dan The Siam Commercial Bank Public Company.

Sedangkan sebanyak 65% dana dari obligasi akan untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas pinjaman senilai US$94,98 juta dari Bangkok Bank Public Company Limited Cabang Jakarta, The Siam Commercial Bank Public Company, PT Bank DBS Indonesia, DBS Bank Ltd, dan HSCBC Cabang Jakarta.

Perseroan menunjuk PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT BCA Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter). Obligasi ini memperoleh peringkat idA+ (single A plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Masa penawaran awal (bookbuilding) akan berakhir pada 7 Desember 2016. Perkiraan tanggal efektif pada 15 Desember 2016. Penawaran umum obligasi akan dilakukan pada 16 dan 19 Desember 2016. Sedangkan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia akan dilaksanakan pada 23 Desember 2016.

Hingga akhir Juni 2016, perseroan membukukan pendapatan US$822 juta dan laba bersih US$132 juta. Sedangkan, total aset perseroan mencapai US$1,975 miliar.

Check Also

Morgan Stanley Sekuritas Cabut dari Indonesia, Pakar: Penegakan Hukum Harus Diperbaiki agar Kepercayaan Investor Kuat

Jakarta – Pasar modal Indonesia kembali kehilangan peluang investasi dari luar negeri. Pasalnya, broker saham …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *