Tuesday , August 3 2021
Home / Bursapedia / Pasar Modal

Pasar Modal

Pasar Modal

Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya.

Sementara dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal disebutkan, pasar modal sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek”.

 

Penyelenggara Pasar Modal

Mekanisme perdagangan di pasar modal dimonitor oleh penyelenggara pasar modal (Self Regulatory Organization/SRO) yang terdiri atas PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dengan pengawasan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) yang sekarang disebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Pelaku Pasar

Kegiatan transaksi yang terjadi di pasar modal dilakukan oleh pelaku pasar. Para pelaku pasar dalam pasar modal adalah perusahaan yang akan melakukan penjualan saham atau yang disebut dengan emiten, dan pembeli atau pemodal (investor) yang membeli instrumen yang ditawarkan emiten. Dengan kata lain, pelaku utama di dalam pasar modal adalah emiten, perantara emisi, badan pelaksana pasar modal, bursa efek, perantara perdagangan efek dan investor.

 

Emiten

Perusahaan atau badan usaha, baik swasta maupun Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN) yang melakukan penawaran atas sahamnya dengan tujuan memperoleh tambahan modal melalui skema Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO). Atau untuk mendapatkan utang melalui penerbitan surat utang (obligasi) maupun aksi korporasi rights issue (penerbitan saham baru).

 

Perantara Emisi

Perantara emisi yang dikenal di dalam perdagangan saham meliputi tiga pihak. Pertama, penjamin emisi (underwriter), yaitu perusahaan perantara yang menjamin penjualan emisi. Maksudnya, jika saham atau obligasi belum laku maka penjamin emisi wajib membeli agar dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana. Kedua, akuntan publik. Dalam hal ini akuntan publik berfungsi memeriksa kondisi keuangan emiten sehingga diperoleh pendapat apakah laporan keuangan emiten wajar atau tidak. Ketiga, perusahaan penilai (appraisal), yaitu perusahaan yang berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten, apakah nilai aktiva emiten wajar atau tidak.

Check Also

Saham

Apa itu saham? Saham (ekuiti) adalah bukti kemilikan suatu individu/badan usaha pada sebuah perusahaan terbuka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *