Thursday , October 1 2020
Home / Berita / BTN Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi
Logo BTN

BTN Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi

Jakarta – Komitmen dan semangat tinggi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dalam menjalankan keterbukaan informasi publik kembali memeroleh apresiasi dengan disematkan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan apresiasi yang kembali diraih perseroan menjadi bukti pihaknya tetap menjalankan keterbukaan informasi publik dengan komitmen penuh.

“Sebagai perusahaan terbuka yang bergerak di bidang keuangan, kami juga menyadari transparansi menjadi hal utama. Oleh karena itu, Bank BTN berkomitmen tinggi dalam menjalankan keterbukaan informasi publik,” jelas Maryono dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/12).

Menurut Maryono, penghargaan ini juga bakal kian memacu semangat manajemen untuk menuju penerapan keterbukaan informasi publik yang berstandar global. Komitmen Bank BTN menjalankan keterbukaan informasi publik, imbuh Maryono, juga sesuai dengan arahan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun 2010 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam penghargaan tahun ini, Bank BTN pun kembali menjadi satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perbankan yang meraih apresiasi keterbukaan informasi publik. “Hal ini juga menjadi wujud Bank BTN serius menerapkan keterbukaan informasi publik dengan semangat transformasi menuju perusahaan berkelas dunia,” ujar Maryono.

Sebagai informasi, pada tahun lalu, perusahaan yang menguasai pangsa kredit pemilikan rumah sebesar (KPR) sebesar 32,8% per Juni 2016 ini, pun menjadi satu-satunya entitas bank yang menerima penghargaan ini.

Adapun, penganugerahan pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2016 diinisiasi Komisi Informasi Pusat (KIP). Apresiasi ini diberikan bagi badan publik yang telah menunjukkan partisipasi dan peran aktif dalam melakukan keterbukaan informasi.

KIP sendiri merupakan lembaga mandiri yang dibentuk pemerintah berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008. UU tersebut diterbitkan untuk membangun mental keterbukaan dalam budaya masyarakat Indonesia. Tujuannya, agar tak ada rasa curiga antar komponen bangsa dan menjadi langkah dini mencegah korupsi.

Sementara itu, jelang penghujung akhir tahun ini, Bank BTN juga menerima The Asset Corporate Award 2016 untuk kategori Titanium Excellence in Governance and Investor Relation Benchmarking. Penghargaan tersebut diberikan The Asset, perusahaan multimedia asal Hongkong di bidang ekonomi dan keuangan.

The Asset Corporate Award merupakan penghargaan terlama di Asia di bidang environmental, social, and governance (ESG). Penghargaan ini diberikan The Asset kepada perusahaan-perusahaan terbuka di wilayah Asia.

Apresiasi ini diberikan atas kinerja keuangan perusahaan yang baik. Selain itu, perusahaan penerima penghargaan juga dievaluasi berdasarkan kualitas tata kelola, manajemen tanggung jawab sosial, dan lingkungan, serta hubungan dengan investor.

Check Also

Investasi USD14 Juta, Chandra Asri Siap Operasikan EGF

Jakarta – PT Chandra Asri Tbk, mengaku akan mengoperasikan Enclosed Ground Flare (EGF) atau teknologi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *