Thursday , October 1 2020
Home / Berita / Laskar Brotoseno Tunggu Warga Penolak Pabrik Pulang Ke Rembang

Laskar Brotoseno Tunggu Warga Penolak Pabrik Pulang Ke Rembang

Jakart – Seratusan warga dari Kota Rembang kembali datang ke Jakarta untuk menyatakan dukungan terhadap beroperasinya pabrik semen milik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) di kota tersebut. Dukungan tersebut diwujudkan dalam aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/3).

Menurut kelompok warga yang menamakan dirinya Laskar Brotoseno tersebut, aksi dukungan penting dilakukan seiring adanya ulah segelintir oknum yang mengaku sebagai warga Rembang dan menolak keberadaan pabrik semen. “Kami sebenarnya sudah capek bicara soal pabrik semen. Wong jelas-jelas membawa manfaat dan kesejahteraan warga kok ditolak. Kami datang (ke Jakarta) hanya ingin menunjukkan bahwa ini lho kami, warga asli Rembang. Dan kami seratus persen adanya pabrik semen di Kota kami,” ujar Sholeh, salah satu peserta aksi.

Selain turut aksi ke Jakarta, Sholeh pun mengaku sudah tak sabar untuk menunggu para oknum penolak pabrik semen untuk pulang ke Rembang. Bahkan Sholeh juga mengundang semua pihak, mulai para pejabat, wartawan hingga Presiden Joko Widodo untuk singgah ke Rembang untuk menyaksikan kepulangan para penolak pabrik semen tersebut.

“Ayo semua ikut kami ke Rembang. Kita sambut semua teman-teman kita yang menolak pabrik semen itu. Saya sudah tidak sabar untuk menyambut mereka. Mari kita buktikan bersama bahwa mereka semua pulangnya bukan ke Rembang, tapi ke Pati, Blora, Grobogan dan sekitarnya. Kenapa mereka nggak pulang ke Rembang? Ya karena mereka bukan warga Rembang,” tutur Sholeh.

Atas dasar itu, Sholeh sangat berharap Presiden Jokowi dan seluruh pejabat terkait tidak tertipu oleh ‘aksi sinetron’ yang tengah dimainkan oleh para oknum penolak pabrik semen. Sholeh pun berani menuding bahwa ada kepentingan besar di belakang kelompok tersebut yang disusupkan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat.

“Sekarang coba pikir, mereka pake ngecor kaki segala. Terus sholatnya bagaimana? Yang ibu-ibu, ngurusi anaknya bagaimana? Yang bapak-bapak, nyari nafkahnya bagaimana? Itu bukan karakter orang Rembang. Orang Rembang religious dan nggak neko-neko. Pak Jokowi dan semua pihak, semua masyarakat jangan sampai tertipu oleh mereka,” tegas Sholeh.

Check Also

Investasi USD14 Juta, Chandra Asri Siap Operasikan EGF

Jakarta – PT Chandra Asri Tbk, mengaku akan mengoperasikan Enclosed Ground Flare (EGF) atau teknologi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *