Thursday , October 1 2020
Home / Berita / Mayoritas Masyarakat Rembang Dukung Berdirinya Pabrik Semen Indonesia
lantaibursa.id/MS Fahmi Sejumlah massa warga Rembang dari 6 desa yang mendukung keberadaan pabrik semen milik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (20/03).

Mayoritas Masyarakat Rembang Dukung Berdirinya Pabrik Semen Indonesia

Jakarta – Mayoritas warga Rembang, Jawa Tengah sangat mendukung berdirinya pabrik semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Berdirinya pabrik tersebut dinilai banyak memberikan manfaat serta kesejahteraan khususnya ke warga sekitar pabrik.

“Kami melihat banyak yang mendukung pabrik semen berdiri ketimbang yang kontra. Dari total warga yang tinggal di beberapa desa yang ada di sekitar pabrik seperti Pasucen, Tegaldowo, Kadiwono, Kajar dan lainnya itu, sekitar 95% mendukung pabrik semen berdiri, “kata Anis Maftuhin, pendamping masyarakat dari Forum Kyai Muda se-Jawa Tengah, saat ditemui wartawan, di Jakarta, Selasa.

Kepala Desa Pasucen, Salamun mengaku, bahwa warga Desa Pasucen sangat merasakan manfaat dengan masuknya Semen Indonesia. Contohnya, saat ini masyarakat dengan sangat mudah mendapatkan air.

“Kalau dulu Itu, kami susah mendapatkan air bersih, sampai harus berkilo kilo mendapatkan nya. Untuk mendapatkan air bersih saja harus ke tebing. Alhamdulillah, sekarang sudah sangat mudah, karena sudah di bikinin pipa air oleh Semen Indonesia, ” tuturnya.

Atas dasar manfaat tersebut, Salamun menegaskan bahwa masyarakat desa Pasucen mendukung pabrik semen didirikan dan berharap dapat cepat beroperasi.” Saya pastikan, 100% masyarakat desa Pasucen mendukung pabrik Semen Indonesia, “tegasnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Sumindar, warga Desa Kajar (mantan Kepala Desa). Ia mengatakan, 100% masyarakat Kajar juga mendukung pabrik semen. Selain air bersih yang di dapat, warga Kajar juga telah mendapatkan banyak manfaat lainnya.

“Pabrik semen ini telah mengurangi pengangguran, karena telah mengatakan tenaga kerja. Dengan adanya pabrik, banyak peluang usaha contohnya ada yang bekerja di pabrik, Ibu-ibunya juga usaha cathering, laundry dan banyak lagi lainnya, “pungkas Sumindar.

Jika melihat fakta yang ada, Anis menilai, bahwa sebenarnya tidak ada alasan untuk menolak berdirinya pabrik semen tersebut karena lebih banyak manfaat ketimbang mudoratnya. Artinya, adanya penolak pabrik semen di sinyalir ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, meskipun memang ada segelintir masyarakat asli Rembang.

“Saya melihat masyarakat yang menolak kebanyakan bukan asli Rembang. Yang demo kontra pabrik itu kebanyakan dari Pati, Belora dan warga yang jauh dari pabrik,” ungkapnya.

Kemudian jika terkait lingkungan masih dipermasalahkan, kata Anis, disitu ada fakta yang tidak pernah diungkit sebelumnya. Beberapa fakta itu seperti, adanya beberapa penambangan sebelumnya yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. “Jadi, kenapa pas Semen Indonesia yang benar-benar atau resmi malah di permasalahkan,” tuturnya.

Check Also

Barito Pacific Siapkan Rp1 Triliun Untuk Aksi Buyback Saham

JAKARTA – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berencnana melakukan pembelian kembali saham perseroan (buyback). Adapun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *