Thursday , October 1 2020
Home / Berita / Semen Indonesia Siap Operasikan Pabrik Semen Rembang
lantaibursa.id/MS Fahmi Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Rizkan Chandra saat menjawab pertanyaan dari awak media terkait Rapat umum pemegang saham tahunan, di Jakarta, Jumat (31/03).

Semen Indonesia Siap Operasikan Pabrik Semen Rembang

Jakarta – Berkaitan dengan rapat di Kantor Staf Presiden (KSP) pada
tanggal 12 April 2017, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Rizkan Chandra mengatakan Semen Indonesia menghormati hasil keputusan rapat tersebut. Sehubungan dengan hasil rapat tersebut juga, karena hanya tinggal masalah penambangan di Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih, Semen Indonesia akan segera memulai kegiatan
produksi di Rembang.

Ditargetkan dalam semester I ini sudah mulai memasuki operasi komersial. Terkait kajian Tim KLHS, Semen Indonesia mendukung untuk dilakukan kajian lanjutan yang lebih ilmiah, termasuk batasan fisiografi zona Kendeng, zona Randublatung, dan zona Rembang.

Demikian juga kesesuaian antara desk study (berdasarkan data-data skunder)
dengan fakta-fakta di lapangan, termasuk fakta dampak lingkungan terhadap kegiatan penambangan di CAT-CAT lain di seluruh Indonesia yang telah ditambang selama puluhan tahun.

Rizkan Chandra juga menyarankan agar menambah 2-3 pakar geologi karst dalam
Tim KLHS karena ciri-ciri karst (baik eksokarst maupun endokarst) dan keberlangsungan ketersediaan air tanah menjadi kunci utama dalam kajian lanjutan ini. Hingga saat ini, Pabrik Semen Rembang telah memenuhi sekitar 35 perijinan dan selalu mematuhi semua aturan dan regulasi terkait yang berlaku dan sudah siap beroperasi.

Telah dijelaskan dalam rapat tersebut di atas bahwa Pabrik Rembang tetap dapat
beroperasi dengan menggunakan bahan baku tersedia sampai ada keputusan tentang
kegiatan penambangan. Beberapa isu yang akhir-akhir ini beredar dan perlu diluruskan, antara lain sebagai berikut:
1. Pabrik Semen Rembang berada di Zona Rembang, bukan Zona Kendeng
2. Pabrik Semen Rembang berada jauh di luar Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK)
Sukolilo, yang meliputi wilayah Kab Pati, Blora dan Grobogan, sesuai Kepmen ESDM
Republik Indonesia Nomor 2641 K/40/MEM/2014 Tentang Penetapan KBAK Sukolilo
3. Sesuai Perda Kab Rembang No.14/2011 Pasal 50, Kawasan CAT Watuputih terbagi
menjadi 2 kawasan: Lindung dan Budidaya. Sesuai koordinat dan peta geologi Perda
tersebut, area penambangan batugamping Pabrik Rembang berada di kawasan budidaya
4. Keppres No.26/2011 adalah Penetapan CAT di Indonesia, yang seluruhnya berjumlah
421 CAT. Di area CAT boleh dilakukan penambangan dengan persyaratan yang telah
ditentukan.
5. Fakta bahwa seluruh CAT di Indonesia hingga saat ini terdapat aktivitas penambangan,
baik mineral, logam, batuan, minyak dan batu bara.
6. Pengaturan terkait Perlindungan Air Tanah antara lain diatur dalam UU No 7/2004
tentang Sumber Daya Air, PP 43/2008 tentang Air Tanah, dan PP 26/2008 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, yang pada prinsipnya mengatur seluruh aktivitas
Sementara itu, terkait status CAT Watuputih yang bukan merupakan KBAK sehingga dapat
dilakukan aktifitas penambangan dengan memperhatikan persyaratan tertentu, dinyatakan
oleh lembaga yang mempunyai kewenangan, antara lain sbb:
1. Kajian LIngkungan Hidup Strategis (KLHS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
2. Surat Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM Republik Indonesia Nomor
4474/05/BGL/2014, tertanggal 12 September 2014, perihal Tanggapan Klarifikasi atas
Surat Badan Geologi Terkait Rencana Penambangan Batugamping di Kabupaten
Rembang
3. Surat Menteri ESDM No: 2537/42/MEM.S/2017, yang ditujukan kepada Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Dukungan Pemetaan Sistem Aliran Sungai
Bawah Tanah CAT Watuputih, Rembang, Jawa Tengah, yang pada intinya menyatakan
bahwa CAT Watuputih terbebas dari sungai bawah tanah, goa basah, dan bukan area
KBAK, sehingga dapat dilakukan aktivitas penambangan.
4. Pendapat Ikatan Ahli Geologi (IAGI) sebagai organisasi profesi dan independen bahwa di
area CAT Watuputih tidak terdapat indikasi KBAK dan dapat dilakukan aktivitas
penambangan di zona kering
5. Keputusan Komisi Penilai Amdal Provinsi Jawa Tengah tanggal 2 Februari 2017 yang menyatakan Amdal Pabrik Semen Rembang layak dan memenuhi semua aturan dan regulasi yang berlaku.

Dengan memperhatikan fakta-fakta tersebut di atas dan rekomendasi KLHS Tahap 1, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Perusahaan Terbuka (Publik), akan menyampaikan keterbukaan informasi terkait status Pabrik Semen Rembang, mengingat keputusan pembangunan Pabrik Semen
Rembang diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan
perundangan di bidang pasar modal yang diawasi ketat oleh OJK.

Informasi yang akurat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan harus segera
disampaikan untuk memenuhi keterbukaan informasi agar kepastian hukum dapat
ditegakkan dan dihormati semua pihak. Untuk itu Semen Indonesia menunggu informasi pemberitahuan resmi dari lembaga yang berwenang dan mempunyai kekuatan hukum terkait dengan keputusan KLHS tersebut sebagai dasar menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada Publik

Check Also

Investasi USD14 Juta, Chandra Asri Siap Operasikan EGF

Jakarta – PT Chandra Asri Tbk, mengaku akan mengoperasikan Enclosed Ground Flare (EGF) atau teknologi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *