Tuesday , September 29 2020
Home / Berita / Others / Harga Gas Bakal Turun, PGAS Tetap Optimistis

Harga Gas Bakal Turun, PGAS Tetap Optimistis

Jakarta-Penurunan harga patokan gas membuat PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tetap optimis akan meraih pertumbuhan dari sisi volume. Meskipun harganya turun.
Dikatakan direktur keuangan PGN yang baru Nusantara Suryono bahwa saat ini pemerintah sedang dalam tahap finalisasi, mengingat penurunan ini akan diikuti dari industri hulu, menengah dan hilir gas. Dirinya juga mengatakan bahwa hal ini akan membuat industri lebih berkembang.
“Kita bisa kompensasi dari sisi volume,” ujar pria yang biasa disapa Nuski ini usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) kamis (4/5).
Sepanjang tahun 2016 perseroan telah menyalurkan gas bumi sebesar 1.599 million standar cubic feet per day (MMSCFD). Naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1.591 MMSCFD. Rinciannya volume gas distribusi (niaga gas bumi) sebesar 803 MMSCFD, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar 802 MMSCFD. Volume transisi (pengangkutan gas bumi) sebesar 795 MMSCFD.
PGN juga berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar US$2.935 juta. Laba operasi sebesar US$444. EBITDA 2016 sebesar US$807 juta, sementara laba bersih sebesar US$304atau Rp4,04 triliun (kurs rata-rata 2016 sebesar Rp13.308/US$).
Direktur Umum dan SDM PGN Desima E Siahaan mengatakan, pengembangan infrastruktur gas bumi yang dilakukan PGN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Penggunaan gas bumi sebagai energi baik yang ramah lingkungan, efisien, dan aman terbukti mampu mendorong perekonomian dengan efektif.
Di 2016, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 252 km dan saat ini mencapai lebih dari 7.278 km atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir nasional. Pengembangan infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan perluasan aksesabilitas gas bumi serta peningkatan layanan kepada pelanggan.
Dari infrastruktur gas bumi tersebut, PGN menyalurkan gas bumi secara langsung ke pelanggan domestik mencapai 168.973 pelanggan, dengan rincian lebih dari 165.392 pelanggan rumah tangga; 1.929 pelanggan sektor UMKM, komersial, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan; serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik. “Saat ini PGN telah hadir di 12 provinsi untuk menyalurkan gas bumi bagi masyarakat,” kata Desima.
Sejumlah proyek yang telah diselesaikan PGN dengan tepat waktu seperti proyek pipa gas Kalisogo-Waru, Jawa Timur sepanjang 30 km. Kemudian PGN juga menyelesaikan proyek di ruas Jetis-Ploso di wilayah Mojokerto sampai Jombang sepanjang 27 km. Juga proyek ruas Kejayan-Purwosari di Pasuruan sepanjang 15 km.
Selain di Jawa Timur, PGN juga menyelesaikan proyek infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 18,3 km di Batam. Proyek pipa gas yang berada di kawasan bisnis Batam ini akan menyalurkan gas bumi ke wilayah Nagoya, Lubuk Baja, dan Jodoh di Batam.
PGN saat ini juga sedang mengerjakan proyek pipa distribusi gas Sumatera Tengah sepanjang 123 km, pipa laut dan fasilitasnya untuk kepulauan Riau sepanjang 5 km, serta beberapa pengembangan jaringan infrastruktur gas lainnya seperti di Jawa Barat dan Surabaya . Dalam waktu dekat PGN juga akan menyalurkan gas bumi ke beberapa rumah susun di DKI Jakarta.
“PGN mengandalkan kemampuan pendanaan perusahaan untuk membangun infrastruktur gas dalam negeri, sehingga tidak membebani APBN,” tutup Desima. (rha)

Check Also

Perusahaan Tower Ini Raih Kredit Rp150 Miliar dari Bank Mandiri

JAKARTA – Emiten, Penyedia Menara Telekomunikasi, Jasa dan Jaringan, PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *