Monday , March 8 2021
Home / Berita / Trafoindo, Meraup Berkah Dari Keterbatasan Listrik

Trafoindo, Meraup Berkah Dari Keterbatasan Listrik

Jakarta – PT Trafoindo Prima Perkasa (Trafoindo) yang merupakan perusahaan manufaktur trafo ini menyatakan kebutuhan listrik di Indonesia masih sangat besar. Hal tersebut merupakan celah tersnediri yangd apat dimanfaatkan perusahaan untuk mendongkrak kinerja keuangannya.

Direktur Utama Trafoindo Suryono limputra mengatakan dengan dicanangkannya program 35 ribu megawatt oleh Pemerintah, maka perseroan masih melihat peluang pasar yang sangat besar. Apalagi ditambah dengan masih rendahnya konsumsi listrik di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia lainnya.

“Saat ini konsumsi listrik indonesia masih jadi yang terendah dibanding negara lain. Tentu kita semua sambut tekad presiden untuk menggenjot kelistrikan di indnesia sehingga kita bisa sejajar dengan negara lain,” ujarnya, di Jakarta, Senin (22/5)

Menurutnya, pertumbuhan kebutuhan trafo ada beberapa faktor, yang pertama kebutuhan PLN akibat penambahan 35 ribu megawatt maka dengan sendirinya menimbulkan tambahan daya yang terpasang ke pelanggan sekitar dua kalinya atau menjadi sebesar 70 ribu megawatt. Kedua, travo pengganti, karena banyak travo PLN yang sudah tua dan butuh diganti. Ketiga, kebutuhan sektor swasta, yang belakangan ini dengan deregulasi paket pemerintahan Jokowi maka di tahun 2017 proyek foreign direct meningkat, maka dengan peningkatan ini memicu pembangunan listrik pada umumnya dan travo pada khususnya.

“Sehingga dari sekarang kami persiapkan diri untuk ekpansi usaha dan ekstensifikasi dengan tambah produk baru. Produk baru yang sudah dipakai PLN sekarang masih perlu dikembangkan. Tapi secara keseluruhan proyek yang akan diluncurkan pemerintah dan swasta akan banyak sekali kedepannya,” terangnya.

Maka, seiring dengan bertambahnya daya, proyek transmisi dan distribusi juga harus dikembangkan. Oleh karena makin banyak proyek transmisi dan distribusi maka kebutuhan travo akan meningkat juga.

Adapun, dengan keputusan perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/ IPO) maka akan semakin meningkatkan peran perseroan sebagai produsen travo.

“Dengan IPO ini kita harap bisa bantu meningkatkan peran kita dalam meningkatkan pemakaian listrik dan tingkat elektriksitas di Indonesia bsehingga meningkatkan perkeonomian Indonesia,’ ucapnya.

Dalam aksi ini perusahaan melepas sebanyak 1,201,628,000 saham atau 16,67% dari modal disetor dan ditempatkan.Perseroan menawarkan harga saham pada posisi Rp 320 hingga Rp 400 per saham. Sehingga, dana segar yang akan dikantongi perseroan dari IPO akan mencapai Rp 384,52 miliar hingga Rp 480,65 miliar.

Dimana, dan hasil IPO sebesar 65% akan dialokasikan perseroan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengembangan usaha seperti penambahan lini produksi trafo distribusi minyak, peningkatan produksi instrumen trafo, pembangunan gudang bahan baku dan produk jadi, dan ekstensifikasi usaha baik di perseroan maupun anak usaha.

“Sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, pembayaran utang usaha, serta biaya produksi dan pemasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Bahana, Andi Sidarta yang menjadi penjamin emisi pelaksana efek menuturkan jika pihaknya akan melakukan roadshow ke luar Singapura dan Kuala Lumpur untuk memasarkan saham Trafoindo.

“Setiap saham memiliki nominal Rp 100 dengan Kebijakan dividen 50% dari total laba berjalan. Trafoindo menawarkan saham di harga Rp 320-400 per saham, dengan total dan segar yang bisa diraih Rp 384 miliar hingga Rp 480 miliar,” tukasnya.

Perusahaan yang memiliki pabrik di Jatiuwung ini menargetkan pernyataan efektif dari OJK dapat diperoleh pada 12 Juni 2017 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 13-14 Juni 2017. Adapun, saham Trafoindo dapat mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 20 Juni 2017.

Check Also

Kepala LPS: Vaksin Jadi Harapan Perbaikan Kredit Perbankan

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai salah anggota KSSK bersama dengan Kementerian Keuangan, Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *