Saturday , July 31 2021
Home / Berita / Saham / Pendapatan VIVA Tembus Rp1,33 Triliun
sumber (www.vivagroup.co.id)

Pendapatan VIVA Tembus Rp1,33 Triliun

JAKARTA-PT Visi Media Asia Tbk baru saja mengumumkan hasil kinerjanya di sepanjang Semester I/2017 lalu. Sesuai catatan kinerja perusahaan, sepanjang enam bulan pertama tahun ini VIVA berhasil meraup nilai pendapatan sebesar Rp1,33 triliun. Capaian tersebut terhitung tumbuh sembilan persen dibanding pendapatan pada Semester I/2016 yang sebesar Rp1,219 triliun. Catatan tersebut merupakan pertumbuhan tertinggi dibanding perusahaan-perusahaan media lain yang tercatat sebagai emiten di pasar modal nasional. Tak hanya itu, anak usaha VIVA, yaitu PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) pada saat yang sama bahkan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 20 persen atau tertinggi dibanding pemain lain di industri media Tanah Air.

Catatan positif tersebut, menurut Presiden Direktur VIVA, Anindya N. Bakrie, didukung oleh kemampuan perusahaan mendongkrak audience shares melalui ANTV yang telah mempertahankan posisinya sebagai stasiun TV FTA Tier-1 dengan audience shares rata-rata xxx untuk periode semester 1 2017. “Kesuksesan ini terus berlanjut hingga memasuki Semester II/2017, di mana rata-rata audience shares ANTV untuk periode 1 Juli sampai 30 Agustus berada di posisi tertinggi diantara seluruh stasiun TV FTA, yaitu 15,9,” tutur Anindya. Hal ini, lanjut Anindya, menunjukkan bahwa VIVA telah berada pada arah yang benar, dengan strategi programming yang diterapkan melalui penayangan konten-konten yang diminati pemirsa Indonesia.

Sedangkan secara laba, VIVA juga berhasil membukukan pertumbuhan pertumbuhan lebih dari dua kali lipat, di mana pada Semester I/2016 lalu laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp100 miliar, sementara pada Semester I/2017 ini mencapa Rp217 miliar. Dengan demikian, terjadi lonjakan laba bersih hingga 118 persen. Menurut Pengamat Pasar Modal dari Binartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, tren positif kinerja VIVA tersebut diyakini bakal terus berlanjut di sepanjang tahun 2017 ini. Reza menyebut catatan pertumbuhan laba VIVA jauh di atas para pesaingnya, seperti SCMA yang hanya mampu tumbuh satu persen, atau bahkan MNC Group yang justru tumbuh negatif hingga 22 persen. “Dengan strategi-strategi bisnis yang dipilih, VIVA berpotensi terus tumbuh menjadi entitas media yang cukup solid karena memiliki karakter yang kuat,” ujar Reza. (JAT)

Check Also

Zyrexindo Siap Penuhi Kebutuhan Laptop Dalam Negeri

JAKARTA – PT. Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. (ZYRX) mempersiapkan produksi Laptop Dalam Negeri untuk memenuhi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *