Sunday , June 20 2021
Home / Berita / GMF Tawarkan Harga Saham Rp390 Hingga Rp510

GMF Tawarkan Harga Saham Rp390 Hingga Rp510

Jakarta-PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dalam aksi ini perseroan mematok harga saham sebesar Rp 390 per saham hingga Rp 510 per saham. Jadi, total dana yang akan diraup mencapai Rp4,24 triliun hingga Rp5,55 triliun.

Pasalnya, Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang bergerak di bidang industri maintenance, repair dan overhaul (MRO) ini melepas sebanyak-banyaknya 10.890.068.700 lembar saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 30 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor GMF setelah IPO.
Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto mengatakan, IPO dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dalam rangka merealisasikan rencana ekspansi GMF ke depannya.
Rinciannya, sekitar 60 persen dana hasil dari IPO akan digunakan GMF untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di line maintainance, repair and overhaul. Lalu, 15 persen akan dialokasikan untuk refinancing, dan sisanya untuk kebutuhan modal kerja.
“Rencana ekspansi akan berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas dengan cara memperbarui teknologi dan skill sumber daya manusia sehingga GMF dapat menjadi total solutions provider, memberikan layanan terintegrasi bagi pelanggan kami. Selanjutnya GMF akan melakukan pengembangan dengan memperbesar pasar kami dan menambah footprint global kami,” katanya, di Jakarta, Senin (11/9/2017).
Dalam aksi ini GMF menunjuk PT Mandiri Sekuritas (Mansek), PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas sebagai prnjamin pelaksana emisis saham (joint lead underwriters). Masa penawaran saham GMF akan berlangsung dari 11 September hingga 21 September 2017.
Sekadar informasi, GMF pada tahun 2016 lalu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 27,18 persen atau mencapai sebesar US$ 389 juta. Sementara, laba bersih sebesar US$ 57,7 juta. (JU)

Check Also

Data Center Berkelanjutan Schneider Electric

Jakarta – Schneider Electric mengajak pimpinan dunia dan industri membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *