Sunday , June 20 2021
Home / Berita / OJK: Kompetisi Antara Bank dan Fintech Harus Fair

OJK: Kompetisi Antara Bank dan Fintech Harus Fair

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap agar eksistensi industri teknologi keuangan (fintech) yang tengah bersaing dengan industri perbankan harus segera mendapatkan pengaturan secara berimbang, sehingga tidak ada area kosong dalam pengawasan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengungkapkan, keberadaan fintech harus memiliki kejelasan status kelembagaan maupun produk yang ditawarkan ke publik.

“Jadi, kompetisi ini harus ada yang mengatur, agar berjalan fair dalam penyelenggaraan fintech,” kata Wimboh di Jakarta, Selasa (19/9).

Wimboh juga mengatakan kalau kompetisi di sektor jasa keuangan harus memiliki kejelasan sistem pengaturan dan pengawasan untuk menghindari blank spot area antarindustri maupun lembaga keuangan.

Sebagai guiding principle pertama, produk keuangan harus jelas dan siapa yang mengatur harus jelas,” tambahnya.

Selain itu, lembaga fintech harus memiliki izin dan pengawasan lagi lembaga keuangan terkait. “Tidak ada regulatory arbitrage. Tidak boleh produk yang diawasi lembaga lain treament-nya harus sama,” terang Wimboh.

Lebih lanjut ditambahkan dia, regulasi lain yang harus diterapkan dengan kehadiran fintech adalah terkait sistem pengaturan. “Pengaturan di sini untuk mengoptimalkan transmisi kebijakan yang lain,” ucap Wimboh sembari menegaskan bahwa pihaknya tengah mengkaji pengembangan fintech.

“Kami tidak mau ada dampak buruk yang tanpa kami sadari akan ada instabilisasi di institusi keuangan atau pun ekonomi nasional. Nanti akan ada yang kami sebut fintech center,” pungkas dia. (JEFF)

Check Also

Data Center Berkelanjutan Schneider Electric

Jakarta – Schneider Electric mengajak pimpinan dunia dan industri membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *