Thursday , August 5 2021
Home / Berita / Others / Perkuat Infrastruktur, Alasan Bank Pungut Fee Top Up E-Money

Perkuat Infrastruktur, Alasan Bank Pungut Fee Top Up E-Money

JAKARTA-Kebijakan sejumlah bank yang menerapkan biaya (fee) untuk pengisian ulang (top up) uang elektronik (e-money) memantik respon negatif dari masyarakat. Terlebih, bukannya kemudian melarang, Bank Indonesia (BI) rencananya justru bakal melegalkan praktik penerapan fee top up tersebut dalam sebuah peraturan resmi. Masyarakat pun merasa terbebani dengan adanya fee baru tersebut. Pun, kebijakan itu dinilai kontraproduktif dengan harapan pemerintah yang ingin mendorong masyarakat untuk lebih banyak melakukan transaksi secara non tunai (cash less society).

Menjawab kritikan dari masyarakat, pihak perbankan pun mengaku memiliki alasan kuat terkait kebijakannya menerapkan fee untuk proses top up e-money. “Fee top up itu sebenarnya kehendak dari industri, yaitu untuk menyediakan mesin-mesin yang menunjang proses top up itu sendiri. Itu semua kan butuh investasi,” ujar Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesai Tbk (BBNI), Ryan Kiryanto, saat dihubungi, Senin (18/9). Bukannya bertentangan, dalam pandangan Ryan, kebijakan penerapan fee top up justru sejalan dengan semangat cash less society yang digaungkan oleh pemerintah selama ini. Menurut Ryan, bagaimana pun untuk menyukseskan mimpi cash less society dibutuhkan infrastruktur yang memadai agar masyarakat lebih bisa dimudahkan dan semakin nyaman dalam menggunakan layanan e-money. “Bisa dibayangkan lah untuk beli alat-alat itu kan tetap butuh investasi. Apalagi Indonesia kan sangat luas, jangan dibandingkan dengan Singapura yang hanya satu pulau kecil. Jadi kata kuncinya selama nominal(fee)nya tidak memberatkan, harusnya tidak masalah. Karena memang kita butuh investasi,” tegas Ryan. (JAT)

Check Also

Pinangki Belum Dipecat dan Masih Terima Gaji, Boyamin: Copot Jaksa Agung!

Jakarta – Meskipun telah dijebloskan ke Lapas Wanita Tangerang, namun status jaksa Pinangki Sirna Malasari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *