Sunday , June 20 2021
Home / Berita / Others / Praktik Monopoli Ancam Industri Penyiaran
Sumber: www.kominfo.go.id

Praktik Monopoli Ancam Industri Penyiaran

JAKARTA-Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran saat ini masih terus dibahas dan telah masuk dalam tahap harmonisasi, pembulatan dan pemantapan antara Badan Legislatif (Baleg) dengan Komisi I DPR RI. Bila telah disepakati oleh kedua pihak tersebut, draft RUU selanjutnya bakal dibawa ke Sidang Paripurna DPR untuk disahkan sebagai RUU Penyiaran Inisiatif DPR.

Diantara banyaknya poin yang tengah riuh dibahas, salah satu yang menyita public adalah terkait model bisnis migrasi sistem penyiaran televise terrestrial penerimaan tetap tidak berbayar (TV FTA) analog menjadi digital. Sejauh ini, Komisi I DPR RI masih keukeuh pada konsep single mux operator dan penunjukan Lembaga Penyiaran Publik Radio Televisi Republik Indonesia (LPP RTRI) sebagai satu-satunya penyiaran multipleksing digital.

Terkait hal itu, Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) menilai konsep single mux berpotensi menciptakan praktik monopoli di industri penyiaran nasional. Hal itu terlihat dari dikuasainya frekuensi siaran dan infrastruktur oleh single mux operator yaitu LPP RTRI. “Kami tegas menolak konsep (single mux) ini. Ada dominasi dari otoritas tunggal pemerintah yang rawan disalahgunakan untuk membatasi pasar industri penyiaran nasional,” ujar Ketua ATVSI, Ishadi SK, di Jakarta, Senin (25/9). Penerapan konsep single mux tersebut, menurut Ishadi, jelas-jelas bertentangan dengan UU No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, sekalipun hal tersebut dilakukan oleh lembaga yang dimiliki oleh Pemerintah. Dalam pandangan ATVSI, konsep single mux bukan merupakan solusi dalam migrasi TV analog ke digital. Penetapan single mux operator akan berdampak kepada LPS eksisting yang akan menghadapi ketidakpastian karena frekuensi yang menjadi roh penyiaran dan sekaligus menjadi jaminan terselenggaranya kegiatan penyiaran dikelola oleh hanya satu pihak saja. (JAT)

Check Also

Tingkatkan Kompetensi dan Leadership SDM, LPS Jajaki Kerja Sama Dengan LAN

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menginisiasi rencana kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *