Saturday , September 18 2021
Home / Berita / Produk EBA Indonesia Power Kelebihan Permintaan 2,7 Kali
Pembangkit Listrik (Indonesia Power)

Produk EBA Indonesia Power Kelebihan Permintaan 2,7 Kali

Jakarta, – PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik, melakukan pencatatan produk sekuritisasi yaitu EBA Danareksa Indonesia Power PLN1-Piutang Usaha (EBA DIPP1) di Bursa Efek Indonesia, hari ini. Perseroan telah melakukan penawaran Efek Beragun Aset tersebut dari 4 hingga 11 September 2017 yang mendapat sambutan positif dari investor.

Nilai EBA tahap pertama yang ditawarkan sebesar Rp4 triliun yang terdiri dari EBA KeIas A Rp3,688 triliun dan penawaran terbatas EBA KeIas B Rp312 miliar. “Sekuritisasi aset keuangan Indonesia Power mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 2,7 kali yaitu mencapai Rp10,05 triliun dari target Rp4 triliun,” kata Del Eviondra, Sekretaris Perusahaan Indonesia Power di Jakarta, Rabu (20/9).

Menurutnya, penerbitan EBA DIPP1 ini seiring dengan rencana strategis Indonesia Power untuk melakukan sekuritisasi EBA atau Efek Beragun Aset sebanyak-banyaknya Rp10 triliun. Adapun, aset dasar yang disekuritisasi adalah aset keuangan yang merupakan bagian dari piutang penjualan ketenagalistrikan PLTU Suralaya 1-4. Penawaran dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2018 untuk mendanai program 35.000 MW.

Bertindak selaku Lead Arranger dan Selling Agent adalah PT Danareksa Sekuritas, lalu PT Danareksa Investment Management sebagai Manajer Investasi, dan Bank BRI sebagai bank kustodian. Adapun, pihak-pihak Selling Agent lainnya adalah Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan BCA Sekuritas.

“Dukungan OJK, BEI, dan para investor dari perusahaan perbankan BUMN maupun nasional, dana pensiun, asuransi, dan asset management, juga menjadikan EBA DIPP1 sebagai salah satu produk investasi yang diminati,” tambahnya.

Dari sisi investor, investasi pada EBA akan memberikan return yang kompetitif dengan cash flow tetap, menjadi alternatif investasi pada instrumen keuangan serta kebutuhan pengembalian pokok yang cepat terutama dengan struktur amortisasi pokok.

Check Also

Right Issue, Chandra Asri Peroleh Dana Segar Rp15,5 Triliun

Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas III atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *