Thursday , June 17 2021
Home / Berita / BFI Finance Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Tepat Waktu

BFI Finance Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Tepat Waktu

JAKARTA – Manajemen PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menyatakan, bahwa pihaknya siap membayar obligasi yang akan jatuh tempo. Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary Perseroan, Sudjono dalam keterbukaan informasinya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/10).

Sudjono menjelaskan, Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2016 Seri A yang mempunyai jumlah pokok sebesar Rp317 miliar memang akan jatuh tempo pada tanggal 5 November 2017. “Dalam hal ini, kami akan menyiapkan dana pelunasan baik pokok dan bunga obligasi kepada pemegang obligasi berkelanjutan ini untuk kreditkan pada tanggal jatuh tempo obligasi tersebut,”tuturnya.

Lebih lanjut Sudjono menyampaikan, sumber dana pelunasan akan berasal dari sebagian kas internal perseroan yang diperoleh dari penerimaan hasil pembayaran piutang oleh konsumen (A/R collection) yang berjumlah kurang lebih sebesar Rp1 triliun setiap bulannya pada saat ini.

“Manajemen BFI Finance Indonesia berkeykinan, akan dapat melunasi kewajiban kepada pemegang obligasi tepat waktunya baik untuk kupon bunga maupun pokok obligasi,”pungkasnya.

PT BFI Finance Indonesia Tbk (“BFI” atau ”Perusahaan”) berdiri pada tahun 1982 sebagai PT Manufacturer Hanover Leasing Indonesia, sebuah perusahaan patungan antara Manufacturer Hanover Leasing Corporation dari Amerika Serikat dengan pemegang saham lokal. BFI adalah perusahaan pembiayaan terlama di Indonesia sekaligus menjadi perusahaan pembiayaan pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang disebut Bursa Efek Indonesia atau “BEI”). Perusahaan melakukan go public pada Mei 1990 dengan kode saham BFIN.

Setelah menjalankan proses restrukturisasi utang yang bersumber dari krisis keuangan 1998, Perusahaan secara resmi berganti nama menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk pada 2001.

Saat ini, 42,8% saham BFI dimiliki oleh konsorsium Trinugraha Capital SA (yang antara lain terdiri dari TPG dan Northstar Group). Sisanya dimiliki oleh pemegang saham institusi lokal dan internasional, serta pemegang saham publik. Kegiatan usaha BFI terdiri dari pembiayaan kendaraan bermotor, alat-alat berat, truk dan mesin-mesin, rumah dan ruko, serta pembiayaan untuk pengadaan barang dan jasa. Kegiatan usaha Perusahaan saat ini sebagian besar terfokus pada pembiayaan kendaraan roda empat bekas.

BFI memiliki jaringan pemasaran terbesar di nusantara, dengan 209 kantor cabang dan 96 gerai yang tersebar di 33 dari 34 provinsi di Indonesia, dan didukung lebih dari 8.000 karyawan (per 31 Desember 2016). (AHM)

Check Also

Strategi Incar Dana Murah Berhasil, DPK BTN Tumbuh 41%

Jakarta -Strategi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengincar perolehan dana murah dengan berbagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *