Sunday , June 20 2021
Home / Berita / IKA UNDIP Borong 678 Unit Apartemen PP Properti

IKA UNDIP Borong 678 Unit Apartemen PP Properti

Jakarta – Pengembang properti terkemuka di tanah air PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali mewujudkan salah satu komitmennya dalam mengembangkan apartemen bagi mahasiswa yang berlokasi strategis di area kampus. Setelah sebelumnya Perseroan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), kali ini Perseroan menggandeng Ikatan Alumni Univesitas Diponegoro (IKA UNDIP).
Melalui PT Dipa Karya Sejahtera, 678 unit senilai Rp 216 miliar The Alton Apartment di Tembalang diborong oleh IKA UNDIP. Untuk proses pembelian ini PT Dipa Karya Sejahtera didukung oleh Bank BTN.
“Meningkatnya transaksi bulk selling menggambarkan tingginya kepercayaan pasar kepada produk PPRO”, ungkap Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO dalam keterangan resminya, Selasa (17/10.
The Alton Apartment terdiri dari 3 tower yang berada di atas lahan seluas 1.3 Ha. Lokasinya persis terletak 200m dari pintu gerbang UNDIP Tembalang. Proyek ini telah habis terjual 1.704 unit dari 1.982 unit yang diluncurkan. The Alton Apartment sebagai apartemen pendidikan untuk menyasar kebutuhan mahasiswa di sekitar Tembalang.
“The Alton Apartment adalah premium student apartment dan apartemen bebas penggunaan narkoba pertama di Semarang” tambah Taufik.
Dalam mengembangkan apartemen mahasiswa di sekitar wilayah kampus, Perseroan tidak sekadar membangun tapi juga ikut mendukung program pemerintah untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, terutama kaum muda. Hal ini diwujudkan dengan diterapkannya konsep apartemen bebas narkoba yang dalam hal ini Perseroan bekerjasama secara resmi dengan BNN.
Di samping itu, Perseroan juga bekerjasama dengan Gramedia dalam co branding e-library sehingga penghuni apartemen yang mayoritas mahasiswa bebas mendownload buku digital (e-book).
Lebih lanjut Taufik bilang, seiring dengan perkembangan teknologi dan untuk mempermudah kebutuhan konsumen, kami berusaha untuk terus meningkatkan fasilitas apartemen yang salah satunya buku digital tersebut.
“Ke depan, beberapa ikatan alumni universitas lain juga sedang dalam proses penjajagan untuk membeli apartemen PPRO secara bulk selling,” lanjut dia.
Dengan adanya transaksi bulk selling tersebut, Perseroan optimis target kinerja tahun ini akan tercapai. Sampai dengan kuartal III 2017 proyeksi penjualan Perseroan tercapai sekitar Rp 2,33 triliun atau tumbuh 60% dari periode yang sama tahun lalu. Proyeksi Laba bersih sampai dengan kuartal III tahun ini sebesar Rp 275 miliar.
Kinerja tahun ini akan ditutup dengan pencapaian yang cemerlang, yang mana proyeksi Pemasaran tahun 2017 sekitar Rp 3 triliun dengan Laba bersih sebesar antara Rp 425 sampai dengan 435 miliar. (JEFF)

Check Also

Data Center Berkelanjutan Schneider Electric

Jakarta – Schneider Electric mengajak pimpinan dunia dan industri membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *