Friday , September 23 2022
Home / Berita / Awal Melantai di Bursa, Saham MCAS Meroket 49,46%

Awal Melantai di Bursa, Saham MCAS Meroket 49,46%

JAKARTA – Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) hari ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Awal dibuka, saham perusahaan digital ini langsung meroket 49,46% atau naik 685 poin ke level Rp2.070 per saham dari harga saham perdananya di level Rp1.385 per saham.

Pasalnya terbangnya saham MCAS diawal perdagangan tidak terlalu mengejutkan bagi Direktur Utama M Cash Martin Suharlie. Karena dalam masa penawaran, saham MCAS direspon positif oleh investor baik asing maupun lokal. Hal itu tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 10,69 kali, khusus investor ritel, jumlah oversubscribed mencapai 69,5 kali. Sedangkan investor institusi mengalami oversubscribed sebanyak 9,3 kali atau setara dengan Rp2,9 triliun.

“Rinciannya, sebanyak 62,3% saham M Cash itu diminati oleh investor lokal dan asing 37,7%. Melalui IPO M Cash ini, kami ingin memperluas jangkauan kios digital kami ke seluruh lapisan masyarakat serta memberikan edukasi dan awareness kepada masyarakat terhadap model bisnis ini, papar Martin, Rabu (01/11).

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto menyebutkan, beberapa investor institusi yang menyerap saham MCAS ini berasal dari Hong Kong, Austalia, Amerika Serikat (AS), dan Singapura. “Dengan anchor investornya PAG Asia Capital dan Maybank Asset Management,” ujar Octavianus.

Diketahui, M Cash melepas sebanyak 216.983.300 lembar saham atau setara dengan 25% dari modal yang ditempatkan dalam IPO. Adapun harga saham yang terbentuk setelah penawaran dilevel Rp1.385 per saham, dengan target dana segar yang akan dihimpun sebesar Rp300 miliar.

Rencananya, sekitar 60% dana hasil IPO tersbeut akan digunakan MCAS untuk modal kerja tahun depan. Sisa dana sekitar 30% akan dialokasikan untuk pembelian mesin, perangkat lunak, dan infrastruktur teknologi informasi serta 10% dana itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi perusahaan.
“Kami targetkan akan ada 4.000 kios pada tahun depan dari saat ini kami memiliki 1.000 kiosan. Bahkan akan ada 10.000 kios pada tahun 2019-2020 mendatang,”pungkasnya.

Dalam aksi korporasinya ini, perusahaan telah memilih PT Kresna Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek. (AHM)

Cek juga

Itama Ranoraya Optimistis Raih Kinerja Positif Seiring Pertumbuhan Industri Alat Kesehatan

JAKARTA – Potensi pasar alat kesehatan (alkes) di Indonesia masih menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *