Wednesday , November 21 2018
Home / Berita / Dwi Guna Laksana Tawarkan Harga Saham IPO Dikisaran Rp140-150 Per Saham

Dwi Guna Laksana Tawarkan Harga Saham IPO Dikisaran Rp140-150 Per Saham

JAKARTA – PT Dwi Guna Laksana Tbk (DGL) akan menggalang dana di pasar modal melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Rencananya, perusahaan akan melepas sebanyak – banyaknya 3,1 miliar saham atau sebanyak 35,89% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Direktur Dwi Guna Laksana, Wim Al Fatih menuturkan, bahwa perseroan menawarkan harga saham perdana dikisara Rp140-150 per saham. Artinya, diperkirakan perseroan dapat menghimpun dana IPO sekitar Rp434-465 miliar. DGL secara bersamaan juga akan menerbitkan sebanyak 155 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp175-187 yang diberikan secara cuma – cuma sebagai insentif dengan perbandingan 20 saham baru berhak memperoleh 1 Waran.

“Untuk dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja, terutama digunakan untuk pengembangan usaha, “katanya, dalam Acara Due Diligence Meeting & Public Expose IPO Perseroan, di Jakarta, Jumat (17/11).

Wim menjelaskan, bahwa sekitar 56,19% dari hasil IPO akan digunakan perseroan untuk melakukan penyertaan modal pada entitas anak yakni PT Truba Dewata Guna Prasada (TDGP) yang selanjutnya akan digunakan untuk pelunasan utang pokok kepada PT Bank Mega Mayapada Internarional Tbk sebesar Rp234,86 miliar. “Apabila terdapat kekurangan pelunasan maka akan menggunakan internal kas perseroan dalam bentuk penyertaan modal kepada TDGP, “ungkapnya.

Selain itu, sekitar 33,06% dari dana hasil IPO juga akan dialokasikan untuk pelunasan utang pokok dan bunga kepada PT Sinar Mas Multifinance Sekitar Rp132,44 miliar. Kemudian, perseroan juga akan menggunakan dana hasil IPO itu sekitar 7,93% untuk pelunasan utang pokok dan bunga kepada PT Dian Ciptamas Agung selaku pemegang saham perseroan yakni sebesar Rp32,01 miliar.

“Sisa dana IPO, sekitar 2,82% akan dipergunakan untuk modal kerja,”imbuhnya.

Masa penawaran akan dilaksanakan pada tanggal 4-6 Desember 2017, dan diharapkan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 13 Desember 2017. Dalam hajatannya ini, Perseroan dibantu oleh PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. (AD/AHM)

Check Also

SMGR Gelontorkan Rp13 Triliun Ambil Alih 80,6% Saham Holcim

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) baru saja menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *