Thursday , October 6 2022
Home / Berita / Indo Tambangraya Berharap Bisnis Pembangkit Sumbang 30% ke Pendapatan

Indo Tambangraya Berharap Bisnis Pembangkit Sumbang 30% ke Pendapatan

JAKARTA – Emiten tambang batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk ( ITMG) berencana membangun pembangkit listrik berkapasitas 6.000 MW hingga 7.000 MW pada tahun 2018. Pasalnya, untuk setiap pengembangan pembangkit listrik berkapasitas 1 MW menelan dana investasi sekitar US$ 1 juta.

“Untuk kebutuhan dana investasi pembangkit listrik, kami akan menerbitkan surat utang, dan kini masih berdiskusi dengan calon penjamin emisi efek,” kata Direktur ITMG, Yulius Gozali, di Jakarta, Selasa (14/11).

Dirinya menuturkan, bahwa Manajemen kedepan bakal menggenjot bisnis pembangkit listrik. Meski saat ini belum menbukukan pendapatan dari penjualan listrik kepada PT PLN ( Perusahaan Listrik Negara ), diperkirakan bisnis pembangkit listrik ini dapat memberikan kontribusi sebesar 30% dari total pendapatan perusahaan di tahun 2020 mendatang.

“Memang saat ini masih kecil, makanya target 30% pendapatan dari pembangkit listri itu pada tahun 2020,”kata Yulius di Jakarta, Selasa(14/11/2017).

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas pembangkit listrik miliki perseroan tersebut akan seiring dengan program pengembangan pembangkit listrik 35 GW.
“Kami akan ikut lelang pengadaan listrik yang diselenggarakan oleh PT PLN,”tegasnya.

Diketahui, saat ini perseroan tengah melakukan studi kelayakan mengembangkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) 100 MW di wilayah Kalimantan dengan nilai investasi US$ 3 juta dan mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya di bekas tambang anak usaha PT Trubaindo Coal Mining berkapasitas 7 MW. (AHM)

Cek juga

BRI Menanam Proyeksikan Kontribusi Penurunan Emisi Karbon Hingga 23% di 2025

Jakarta, Lantaibursa.id – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk turut menjaga ketahanan iklim melalui pengurangan emisi karbon. Hal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *