Friday , September 23 2022
Home / Berita / Ini Pandangan MNC Sekuritas Tentang Market di 2018

Ini Pandangan MNC Sekuritas Tentang Market di 2018

JAKARTA – MNC Sekuritas berpendapat bahwa kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2018 berada di persimpangan dengan pengaruh faktor dari luar maupun dari dalam negeri. Hal itu disampaikan Head of Institutional Research MNC Sekuritas Thendra Crisnanda, dalam Seminar “Economy and Capital Market Outlook 2018” dengan tema “At The Crossroad!”, Kamis (09/11/2017).

Dari luar negeri, menurut Thendra, krisis geopolitik antara Korea Utara dan Amerika Serikat akan berdampak pada kenaikan harga minyak. Selain itu, pergantian gubernur bank sentral, baik di Amerika, Eropa, Jepang, maupun China akan mempengaruhi arah kebijakan suku bunga dan stimulus moneter di tahun 2018.

Faktor dari dalam negeri yang patut dicermati investor, lanjut Thendra, adalah pola nett flow asing di Bursa Efek Indonesia sejak pertengahan tahun 2017 hingga saat ini. Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, faktor politik juga diprediksi akan mempengaruhi market berdasarkan pola yang terjadi pada IHSG jelang Pemilu tahun 2009 dan tahun 2014 lalu.

Investasi pada instrumen pasar modal oleh pelaku Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Indonesia, seperti asuransi, reasuransi, BPJS, Dana Pensiun pun akan mengambil peranan dalam pergerakan IHSG tahun 2018 mendatang.

“IHSG diestimasikan bertumbuh dengan target di level 6.127 hingga periode Semester 1 – 2018. Peningkatan IHSG saat ini dinilai relatif terbatas sehingga berpotensi mengalami tekanan profit taking ke depan,” simpul Thendra.

Dia merekomendasikan untuk melakukan strategi Sell on Strength secara bertahap untuk saat ini dan agresif ketika IHSG menembus di atas level 6.100. Beberapa sektor pilihan di 2018 seperti perbankan, telekomunikasi, dan tambang batubara yang dinilai masih prospektif dengan rekomendasi overweight. Sektor lainnya yang masih dinilai neutral antara lain sekor konsumsi, metal, perkebunan, otomotif, konstruksi, semen, dan properti. (end/as)

Di sisi lain, Fixed Income Analyst MNC Sekuritas I Made Adi Saputra menilai pasar surat utang masih memiliki prospek menarik di tahun 2018 di tengah tantangan tren kenaikan suku bunga acuan dunia. Imbal hasil dari surat utang global pada tahun 2018 diperkirakan akan mengalami kenaikan seiring dengan normalisasi kebijakan moneter yang diambil oleh beberapa bank sentral, di antaranya adalah Bank Sentral Amerika (The Fed), Bank Sentral Eropa (ECB), Bank Sentral Inggris (BOE), maupun Bank Sentral Jepang (BOJ). Kenaikan imbal hasil surat utang global tersebut akan turut mempengaruhi pergerakan imbal hasil dari surat utang negara – negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Kami melihat masih terdapat peluang pasar surat utang di dalam negeri pada tahun 2018 untuk memberikan kinerja positif bagi investor. Kondisi tersebut didukung oleh terkendalinya laju inflasi yang akan dikuti oleh masih dipertahankannya tingkat suku bunga acuan oleh Bank Indonesia pada level 4,25%,” jelas Made.

Selain itu, pasokan Surat Utang Negara yang masih terjaga seiring dengan defisit APBN 2018 yang diperkirakan sebesar 2,19% akan turut menjadi katalis positif bagi pasar surat utang di dalam negeri. Stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, lanjutnya, akan menjadi kunci utama bagi kinerja pasar surat utang di dalam negeri serta bagaimana pemerintah mampu mencapai kinerja ekonomi sebagaimana yang diasumsikan dalam APBN 2018.

Made menilai, estimasi moderat terhadap tingkat imbal hasil Surat Utang Negara pada akhir tahun 2018 untuk seri acuan 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun adalah sebesar 5,87%; 6,34%; 6,71% dan 7,00%. Adapun rekomendasi strategi investasi di instrumen surat utang pada tahun 2018 adalah strategi trading dengan pilihan pada tenor 3, 5, 7, dan 10 tahun serta strategi Buy on Weakness untuk tenor di atas 10 tahun. (AHM)

Cek juga

Itama Ranoraya Optimistis Raih Kinerja Positif Seiring Pertumbuhan Industri Alat Kesehatan

JAKARTA – Potensi pasar alat kesehatan (alkes) di Indonesia masih menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *