Monday , December 5 2022
Home / Berita / Pasokan Berlebih Jadi Faktor Penurunan Penjualan Holcim Indonesia

Pasokan Berlebih Jadi Faktor Penurunan Penjualan Holcim Indonesia

JAKARTA – Kondisi kelebihan pasokan semen nasional yang belum teratasi, memberikan dampak terhadap kinerja industri semen di Indonesia termasuk PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar -0.4 persen menjadi Rp 6,8 triliun untuk periode sembilan bulan pertama tahun ini jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu Rp 6,9 triliun.

Meskipun volume penjualan semen naik sebesar 5,6 persen menjadi 7 juta ton, namun kondisi pasokan berlebih memberikan tekanan padaharga di pasar. Terlepas dari upaya-upaya efisiensi yang terus dilakukan oleh perusahaan, kondisi pasar berdampak pada kerugian yang semakin membengkak menjadi sebesar Rp 647 miliar dari rugi bersih di periode yang sama tahun sebelumnya Rp 160 miliar.

Setelah Lebaran, sektor konstruksi dan infrastruktur mulai mengalami peningkatan seiring dengan percepatan realisasi belanja Pemerintah untuk pembangunan jalan tol, jembatan, bendungan dan pembangkit listrik. Pembangunan tersebut telah mendorong pertumbuhan konsumsi semen yang mencapai 47 juta ton hingga akhir September 2017.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah dalam percepatan pembangunan yang dilakukan di seluruh Indonesia. Pembangunan ini tentunya akan menciptakan peluang untuk meningkatkan perekonomian lebih lanjut dan kami (Holcim Indonesia) sangat siap untuk menjadi bagian dari solusi pembangunan tersebut, khususnya proyek-proyek besar serta pembangunan infrastruktur dan perumahan”, ucap Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk, Gary Schutz, daam keterangan resminya, di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam, Holcim Indonesia memperkenalkan Semen Holcim Serbaguna dengan Micro Filler Particle. Produk hasil penyempurnaan ini memudahkan pengerjaan bangunan untuk hasil konstruksi yang lebih kuat, permukaan yang lebih halus, dan sebaranyang lebih luas. Selain itu, Holcim juga meluncurkan disain kantong semen baru yang menampilkan tanda Micro Filler Particle dan kini telah tersedia hampir di seluruh wilayahpasar Holcim sejak bulan Juni 2017.

“Kami memperhatikan kendala yang kerap dijumpai saat membangun atau merenovasi rumah seperti timbulnya retakan, perlunya material tambahan dan biaya yang tinggi untuk pemeliharaan. Semen Holcim Serbaguna dengan Micro Filler Particle membantu pemilik bangunan untuk memiliki bangunan yang tahan lama dan berkualitas, sehingga mereka bisa menghemat biaya pemeliharaan”, tambah Gary.

Tambahan biaya pemeliharaan bukan hanya menjadi kekhawatiran bagi pemilik rumah saja, melainkan juga kontraktor dan pemilik proyek. Prioritas Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur nasional memberikan angin segar bagi industri konstruksi dan bahan bangunan. Selain kualitas bahan bangunan dan teknik pengerjaan di lapangan, kontraktor masih harus memperhitungkan kondisi tanah khususnya dalam pembangunan jalan. Kondisi tanahdi Indonesia yang beragam dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan pada lapisan permukaan jalan, danmerugikan baik pemilik maupun pengguna jalan.

Holcim merespon hal ini dengan menghadirkan terobosan terbaruyang dinamakan Solid Road, sebuah produk inovatif untukmengatasi masalah stabilisasi tanah sebagai pondasi jalan.Solid Road menawarkan uji coba laboratorium untukmenganalisa tingkat kestabilan tanah, pengembangan campuran, hingga uji kualitas produk di lapangan.

“Solid Road hadir sebagai solusi baru bagi pihak Pemerintahmaupun Swasta, dalam menyediakan sarana infrastruktur yang berkualitas dengan kondisi tanah apapun,” terangnya.

Ia menjelaskan jika peluang pasar tidak hanya diciptakan oleh Pemerintah, namun juga sektor swasta dimana pulihnya perekonomian dapat meningkatkan daya beli masyarakat, dan kepercayaan pebisnis kedepan. Semester pertama tahun ini menunjukkan kondisi stagnan dan peningkatan baru terlihat pada kuartalketiga tahun ini. Kedepan, pertumbuhan penjualan semen diharapkan akan semakin menguat seiring pembangunanyang berjalan, walaupun pasar masih akan mengalamikelebihan pasokan.

Lebih cekatan menghadapi perubahan tren bisnis dan global, Holcim Indonesia berupaya untuk menjangkau kebutuhan serta lebih mendekatkan diri kepada pelanggan dengan mengoptimalkan fasilitas online dan jejaring sosial untukmemasarkan solusi inovatifnya.

“Pada bulan Mei 2017, Holcim Indonesia menggandeng CIMB Niaga untuk memfasilitasi pembayaran transaksi pembelian produk dansolusi Holcim melalui aplikasi penjualan daring Solusi RumahKu untuk pengguna Android. Saat ini layanan aplikasi Solusi RumahKu baru tersedia bagi pelanggan di wilayah Jabodetabek dan secara bertahap akan dikembangkan untuk mencakup seluruh wilayah Indonesia,” tukasnya. (TIK/AHM)

Cek juga

Bangun 3 Pabrik Baru, CLEO Siap Kembangkan Jaringan Distribusi di Tahun 2023

Jakarta, Lantaibursa.id – Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *