Monday , December 5 2022
Home / Berita / Pertumbuhan Layanan Data Dorong Laba XL Axiata

Pertumbuhan Layanan Data Dorong Laba XL Axiata

JAKARTA – PT XL Axiata Tbk (EXCL) sepanjang sembilan pertama tahun ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 16,90 triliun naik 5,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 16,08 triliun.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan jika laba perseroan pun tumbuh 49,05 persen menjadi Rp 238,06 miliar dari Rp 159,71 miliar diperiode yang sama tahun sebelumnya. “Pendapatan XL Axiata berhasil tumbuh sebesar 14 persen YoY, yang didorong dari pertumbuhan pendapatan Data sebesar 61 persen YoY,” ungkapnya, di Jakarta, Kamis (02/11).

Adapun kenaikan pendapatan layanan Data didorong dari adanya peningkatan yang signifikan dari produk layanan data yang inovatif dan didukung dengan jaringan data berkualitas tinggi. “Pendapatan layanan Data memberikan kontribusi sebesar 71 persen terhadap pendapatan jasa perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan ini adalah yang tertinggi secara industri,” jelasnya.

Menurut Dian, peningkatan pendapatan layanan Data didorong oleh meningkatnya jumlah pelanggan yang menggunakan smartphone, yakni meningkat 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di akhir kuartal ini, jumlah pengguna smartphone mencapai sekitar 37 juta, atau sekitar 70 persen dari total pelanggan XL Axiata, tertinggi di antara operator yang ada di Indonesia. Meningkatnya pengguna smartphone juga mendorong meningkatnya trafik layanan sebesar 162 persen YoY, yang mayoritas dikarenakan kenaikan dari trafik data.

Dari sisi jumlah pelanggan, pada kuartal ini juga mengalami peningkatan sebesar 2 juta pelanggan, sehingga secara total jumlah pelanggan XL Axiata mencapai 52.5 juta. “Adapaun ARPU secara kuartal juga meningkat, dengan rata-rata ARPU campuran sebesar Rp. 35.000,” ungkapnya.

Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) XL Axiata tumbuh secara berturut-turut selama tiga kuartal sebesar 10 persen QoQ dan 15 persen YoY dengan margin sebesar 38,2 persen di kuartal ketiga 2017 yang didorong dari meningkatnya pendapatan serta upaya efisiensi yang dilakukan. Selama periode sembilan bulan di tahun 2017, EBITDA mengalami penurunan sebesar 1 persen YoY menjadi Rp 6,2 triliun yang merupakan dampak dari meningkatnya beban biaya pemasaran dan penjualan untuk memasarkan perluasan jaringan U900 dan 4G LTE, khususnya di luar Jawa. Secara keseluruhan pencapaian kinerja perusahaan mengalami peningkatan dengan Laba Bersih selama sembilan bulan sebesar Rp 238 milliar, meningkat sebesar 49 persen.

Melanjutkan keberhasilan berbagai inisitif pengelolaan neraca keuangan di tahun 2016, maka necara keuangan XL Axiata saat ini juga juga tetap kuat dengan tingkat rasio hutang terhadap EBITDA dalam posisi yang aman, yaitu 1,5x. Dengan demikian, XL Axiata memiliki landasan yang kuat untuk terus melakukan pengembangan bisnis dan menjadi penyedia layanan data terdepan di Indonesia.

Pencapaian kinerja perusahaan yang terus meningkat tersebut menunjukkan implementasi agenda transformasi yang dilakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Agenda Transformasi XL Axiata terdiri dari Revamp (Mengubah) – mengubah model bisnis pencapaian pelanggan (dari ‘volume’ menjadi ‘value’) disertai strategi distribusi serta perbaikan portofolio produk untuk meningkatkan pendapatan. Rise (Meningkatkan) – meningkatkan nilai brand XL dan menggunakan strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar berbagai segmen pasar yang berbeda. Reinvent (Menemukan kembali) – menumbuhkan berbagai inovasi bisnis melampaui model bisnis yang digunakan saat ini. (CAN/AHM)

Cek juga

Luncurkan Papan Ekonomi Baru, BEI : Setara Dengan Papan Utama

Jakarta, Lantaibursa.id – Bertujuan menyediakan papan pencatatan bagi perusahaan berbasis teknologi untuk menciptakan inovasi produk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *