Friday , September 23 2022
Home / Berita / Strategi Jitu, Kinerja WOM Finance Berhasil Tumbuh Per September 2017

Strategi Jitu, Kinerja WOM Finance Berhasil Tumbuh Per September 2017

JAKARTA – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) mengaku telah melakukan beberapa inisiatif pada tahun 2017 terkait dengan perbaikan kinerja Perseroan. Ditengah penjualan sepeda motor baru yang diproyeksikan hanya naik 2%, pembiayaan perseroan masih mengalami peningkatan khususnya di merek Honda dan Kawasaki.

“Peningkatan juga terjadi pada pembiayaan multiguna (MotorKu dan MobilKu) yang telah memberikan kontribusi 41% dibandingkan tahun 2016 sebesar 34% dan tahun 2015 sebesar 26%.”Kata Presiden Direktur Perseron Djaja Sutandar dalam Paparan Publik di Function Room, Sentral Senayan 3, Jakarta. Kamis (09/11).

Djaja menambahkan, bahwa perbaikan strategi Collection dan penerapan grading juga menjadi salah satu langkah perusahaan dalam peningkatan kualitas pembiayaan. Perbaikan strategi collection ini dilakukan dengan memberikan insentif yang tepat sehingga berdampak positif pada penurunan Non Performing Financing (NPF) menjadi 2,6% dibandingkan 3,84% di September 2016 dan 3,32% di Desember 2016.

Alhasil, inisiatif-inisiatif yang dilakukan Perseroan sepanjang 2017 berdampak positif pada pencatatan kinerja keuangan. Sampai dengan September 2017, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp101 miliar naik signifikan 78% dari Rp 57 miliar pada periode yang sama tahun 2016. Pada periode yang sama, Perseroan juga berhasil membukukan kenaikan aset sebesar 11% dari Rp 6.2 triliun menjadi Rp 6.923 triliun. Ekuitas Perseroan juga naik 13% dari Rp 807 miliar menjadi Rp 913 miliar pada September 2017.

“Melihat pertumbuhan perusahaan yang positif, Perseroan yakin mampu menghadapi ketatnya persaingan industri pembiayaan. Dengan komitmen yang tinggi dan didukung oleh tim yang solid kami siap melangkah ke depan dan optimis akan memberikan pertumbuhan profitabilitas Perseroan yang lebih baik lagi.” tutupnya.

Perseroan didirikan pada tahun 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada tahun 2000, Perseroan berubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan. Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, serta pembiayaan Motorku dan Mobilku.

Pada tahun 2005, Perseroan menjadi bagian dari kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) setelah MBI mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perseroan. Pada tahun 2015, Perseroan melakukan rights issue melalui Penawaran Umum Terbatas, di mana MBI bertindak sebagai standby buyer. Dalam rights issue ini, Perseroan menerbitkan 1.481.481.480 saham baru. Saat ini kepemilikan saham MBI di Perseroan sebesar 68,6%, PT Wahana Makmur Sejati sebesar 19,4% dan masyarakat sebesar 12% pada akhir September 2017. (AHM)

Cek juga

Itama Ranoraya Optimistis Raih Kinerja Positif Seiring Pertumbuhan Industri Alat Kesehatan

JAKARTA – Potensi pasar alat kesehatan (alkes) di Indonesia masih menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *