Saturday , September 24 2022
Home / Berita / Tak Ambil Porsi, Pemegang Saham Matahari Berpotensi Terdilusi 30,4%

Tak Ambil Porsi, Pemegang Saham Matahari Berpotensi Terdilusi 30,4%

JAKARTA – Peritel, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bakal menggalang dana melalui pasar modal. Hal tersebut disampaikan Manajemen MPPA, dalam keterbukaan informasinya, di Jakarta, Kamis (02/11).

Dalam aksi penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau biasa disebut Rights Issue, perusahaan bakal menerbitkan 2,35 miliar saham baru. Guna melancarkan niatannya ini, pihak Manajemen MPPA berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 8 Desember 2017. Langkah ini dilakukan dalam rangka meminta persetujuan kepada pemegang saham atas aksi korporasi yang akan dijalankan.

Adapun dana yang terhimpun melalui rights issue itu akan perseroan pergunakan untuk refinancing sebagian utang MPPA. Selain itu, dana hasil penerbitan saham baru tersebut juga akan dialokasikan modal kerja perusahaan.

Perseroan menargetkan kalau aksi korporasinya ini dapat selesai di kuartal I 2018. Saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp 50 per lembarnya. Patut diperhitungkan oleh investor, bahwa rights issue ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan saham sebesar 30,4% bagi pemegang saham yang tak mengambil porsinya.

Sebagai informasi saja, Matahari Putra Prima saat ini telah mengoperasikan sebanyak 289 gerai Hypermart yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan juga diketahui memiliki gerai Foodmart, SmartClub, dan Boston HBC. (AHM)

Cek juga

Itama Ranoraya Optimistis Raih Kinerja Positif Seiring Pertumbuhan Industri Alat Kesehatan

JAKARTA – Potensi pasar alat kesehatan (alkes) di Indonesia masih menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *