Jakarta – Di awal tahun 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif. Mengawali perdagangan perdana tahun ini, Indeks berada dikisaran 6.367, atau naik 0,17 persen dibanding akhir tahun lalu di posisi 6.355.
Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla (JK) secara resmi telah membuka perdagangan perdana awal tahun 2018. Dirinyapun mengapresiasi kinerja yang telah dicapai pasar modal Tanah Air.
“Pasar modal adalah harapan, angka bukan jualan barang. Jadi, tidak perlu khawatir. Pilkada tidak ada masalah. Kita ini bangsa besar, habis Pilkada selesai urusan,”tutur Wapres di Jakarta, Selasa (2/1).
Namun menurut JK, pasar modal Indonesia tidak cukup bangga hanya dengan angka-angka Indeks. Akan tetapi, bagaimana memicu sektor riil untuk lebih baik lagi. Dan itu juga bagian dari tugas Bursa untuk bisa mengarahkan emiten investasi pada sektor riil.
“Saya rasa ini tidak kalah penting,”ungkap JK.
Selain itu, penurunan suku bunga juga tidak kalah penting. Karena tidak mungkin pengusaha melakukan ekspansi dan mendapat pendanaan kalau suku bunga terlalu tinggi.
“Selamat di tahun harapan ini, semoga kinerja pasar modal kembali lebih baik,” pungkas JK.
Selain Wapres, pada pembukaan perdagangan tersebut juga telah dihadiri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.
Kemudian beberapa pejabat diantarannya Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kepala BKPM Thomas Lembong, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio turut hadir dalam pembukaan perdagangan hari ini. (AHM)
Lantai Bursa Informasi Cerdas Berinvestasi