Sunday , December 16 2018
Home / Berita / Gelar Buyback, Matahari Siapkan Dana Rp1,25 Triliun
Jpeg

Gelar Buyback, Matahari Siapkan Dana Rp1,25 Triliun

Jakarta – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) siap gelar program pembelian kembali saham (buyback). Perseroan anggarkan dana hingga Rp1,25 triliun untuk menyerap kembali saham dari publik pada harga maksimum Rp13.330 per saham.

Selain itu, perseroan juga mengumumkan rencananya untuk melakukan re-branding menjadi “Matahari”, agar dapat lebih merefleksikan posisi Perseroan sebagai peritel omni-channel.

Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Oktober 2018 untuk persetujuan rencana buyback tersebut.

Adapun, jumlah saham yang dibeli kembali lewat buyback tersebut paling banyak 7 persen dari total saham perseroan. Manajemen melihat pelemahan pasar yang terjadi saat ini sebagai kesempatan yang baik untuk meningkatkan keuntungan bagi para pemegang saham.

Eddy Handoko, Presiden Direktur Multipolar mengatakan, sebagai pemegang saham terbesar di Matahari, pihaknya dukung penuh proposal manajemen untuk melakukan buyback, dan kami tidak akan berpartisipasi untuk melakukan penjualan saham dalam program ini,” katanya..

Sementara itu, CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari, Richard Gibson menuturkan bahwa sebagai peritel terkemuka di Indonesia pihaknya yakin masih memiliki ruang untuk dapat mengembangkan format gerai utamanya,” jelasnya.

Ia menuturkan pula, Matahari komitmen untuk terus mengembangkan jumlah gerai, terutama format gerai utama, dan juga mengembangkan merek dalam format specialty store sebagai pelengkap strategi pertumbuhan kami.

Selain itu, perusahaan juga menyatakan akan kembali melakukan investasi dalam kapabilitas logistik kami, yang tidak hanya akan mengurangi biaya operasional bisnis inti kami, tapi juga mendukung bisnis e-commerce kami yang berkembang pesat dan meningkatkan layanan yang menguntungkan bagi pihak ke-tiga.

Pada tahun mendatang, kami berencana untuk meningkatkan investasi modal di di anak perusahaan kami, PT Matahari Nusantara Logistik (MNL) sekitar Rp 500 miliar, untuk membiayai pembelian fasilitas distribusi multi-fungsi, dengan luas lebih dari 50.000 m2.

Sehubungan dengan hal-hal di atas, perseroan berpendapat bahwa harga saham saat ini sangat di bawah harga sewajarnya, dan karena itu memberikan kesempatan yang baik untuk meningkatkan keuntungan bagi para pemegang saham kami.”

Perseroan juga memberitahukan bahwa PT Global Ecommerce Indonesia (GEI), perusahaan di mana Matahari merupakan pemegang saham minoritas, telah mengindikasikan akan menyelesaikan tambahan pendanaan mereka pada akhir tahun ini.

Ia menegaskan, Matahari tidak akan melakukan partisipasi kembali, tetapi sangat gembira melihat perkembangan investasi di GEI terus berkembang dengan baik.

GEI juga mengindikasikan telah berhasil melakukan investasi di beberapa perusahaan antara lain: Red Carpet Logistics (RCL), penyedia layanan logistik ritel, dan Mbiz, platform B to B e-Commerce terkemuka dengan pendapatan sebesar lebih dari Rp 800 miliar di tahun 2017, di mana Tokyo Century merupakan salah satu pemegang saham minoritas.

 

Check Also

Simas Jiwa Gelar Seminar Tentang Pencegahan Pencucian Uang 

JAKARTA – PT Asuransin Simas Jiwa bersama Entitas Utama Konglomerasi Keuangan Sinarmas Financial Services PT Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *