Tuesday , August 3 2021
Home / Berita / Kinerja Semester I Turun, Manajemen BSDE Siap Kerja Keras Capai Target
lantaibursa.id/MS Fahmi Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya saat memberikan presentasi update info korporat kepada awak media pada Sinar Mas Land Outlook 2017 di Jakarta, Selasa (21/02).

Kinerja Semester I Turun, Manajemen BSDE Siap Kerja Keras Capai Target

Tangerang – Pada sepanjang 6 bulan pertama tahun ini, proyek-proyek unggulan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah memberikan kontribusi positif terhadap marketing sales yang tercatat Rp3,8 triliun, melonjak 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp2,5 triliun.

Hermawan Wijaya, Direktur BSDE mengatakan, perolehan marketing sales sepanjang semester I 2018 akan mendukung kinerja perusahaan di masa mendatang. BSDE catat pendapatan usaha Rp3,12 triliun dengan laba usaha tercatat Rp1,00 triliun, dan laba bersih mencapai Rp409,22 miliar.

“Kinerja Pendapatan Usaha dan Laba Bersih masih di bawah periode yang sama tahun lalu karena pra-penjualan yang tumbuh signifikan belum tercatat pada laporan keuangan di semester I ini. Namun, kami akan tetap bekerja keras untuk mencapai target-target yang kami tetapkan tahun ini,” kata Hermawan, Rabu (31/7/2018).

Ia menjelaskan bahwa pra-penjualan BSDE sebagian besar masih ditopang oleh peluncuran klaster-klaster di BSD City, dan juga didukung oleh program Easy Deal sejak April 2018. Hingga akhir Juni 2018, marketing sales dari segmen residensial telah mencapai 47% dari target tahun ini.

Sementara itu, di segmen komersial, capaian marketing sales sudah mencapai 58% dari target tahun ini. Lonjakan penjualan di segmen ini ditopang oleh peluncuran Klaska Residence di Surabaya dengan penjualan Rp368 miliar dan Southgate Apartment TB Simatupang, Jakarta Selatan dengan penjualan Rp275 miliar.

Hermawan menambahkan, perseroan akan melanjutkan ekspansi untuk mencapai pertumbuhan kinerja berkelanjutan di masa mendatang. Rencana ini didukung kuatnya posisi kas dan setara kas BSDE melonjak menjadi Rp8,75 triliun dari posisi di akhir tahun 2017 sebesar Rp5,79 triliun.

Kenaikan Kas ini salah satunya ditopang oleh penerbitan obligasi pada akhir bulan April lalu. Kuatnya kas BSDE menjadi modal penting untuk terus berekspansi dengan menambah proyek baru yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan di masa mendatang.

Check Also

Chandra Asri Raih Investasi USD1,7 Miliar

Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Perusahaan Petrokimia terbesar yang terintegrasi di Indonesia, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *