Wednesday , November 21 2018
Home / Berita / Schneider Electric Distribusikan 1.000 Unit Lampu LED Portable Tenaga Surya untuk Palu, Sigi, dan Donggala

Schneider Electric Distribusikan 1.000 Unit Lampu LED Portable Tenaga Surya untuk Palu, Sigi, dan Donggala

Country President Indonesia Schneider Electric Xavier Denoly (kanan) saat menyerahkan bantuan 1.000 unit lampu LED portable “MOBIYA” untuk membantu para korban dalam proses pemulihan kondisi paska bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala -Sulawesi Tengah secara simbolis kepada Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia Ritola Tasmaya di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

 

Jakarta – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mendistribusikan 1.000 unit lampu LED portable “MOBIYA” dengan tenaga surya sebagai alternatif energi listrik untuk membantu para korban dalam proses pemulihan kondisi paska bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala -Sulawesi Tengah. Adapun donasi 1.000 lampu tersebut akan disalurkan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia dan difokuskan kepada fasilitas-fasilitas publik darurat seperti tenda pengungsian, tenda medis maupun sekolah darurat. Lampu LED portable “MOBIYA” ini juga akan digunakan oleh para relawan Palang Merah Indonesia untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban di wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

Country President Indonesia Schneider Electric Xavier Denoly, yang secara langsung menyerahkan donasi 1.000 lampu LED portable “MOBIYA” tersebut menyampaikan “Schneider Electric beserta seluruh karyawan turut berduka cita atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah dan berharap dengan pendistribusian Lampu LED portable bertenaga surya ini dapat membantu secara optimal kerja rekan-rekan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam upaya penanggulangan bencana. Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari para relawan di lokasi bencana bahwa di wilayah-wilayah tertentu mereka masih mengandalkan genset untuk kebutuhan penerangan. Dengan Lampu LED portable “MOBIYA” tidak hanya dapat berfungsi sebagai lampu penerangan namun juga dapat menyimpan dan menjadi sumber listrik untuk isi ulang baterai ponsel dengan daya listrik hingga 48 jam sehingga memberikan alternatif untuk memastikan ketersediaan listrik agar proses evakuasi dan pemulihan kondisi paska bencana dapat berjalan dengan efektif.”

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia dr. Ritola Tasmaya, MPH mengatakan “Kemitraan dengan berbagai pihak dalam pemenuhan logistik dan perlengkapan untuk penanggulangan bencana sangatlah penting untuk mempercepat proses pemulihan paska bencana di Palu, Sigi dan Donggala – Sulawesi Tengah. Kami berterima kasih atas dukungan Schneider Electric kepada Palang Merah Indonesia dalam upaya penanggulangan bencana di Palu melalui penyediaan lampu tenaga surya yang mudah dibawa dan sesuai dengan kebutuhan lapangan yang terkadang minim akses listrik.” (*)

Check Also

SMGR Gelontorkan Rp13 Triliun Ambil Alih 80,6% Saham Holcim

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) baru saja menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *